Repelita [Jakarta] - Laksamana Pertama TNI Purnawirawan Moeryono Aladin menegaskan bahwa perjuangan menuntut Jokowi diadili dan Gibran Rakabuming Raka dimakzulkan tidak akan surut.
Sikap tegas ini disampaikan usai dirinya menjenguk Roy Suryo yang sedang dirawat di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta, pada Minggu (21/6/2026) malam.
ADVERTISEMENT
Moeryono menyatakan bahwa penangkapan terhadap Roy Suryo merupakan tindakan yang tidak sepatutnya dilakukan kepada seorang pengkritik.
"Ini yang kita mau lawan. Kami lawan. Saya katakan 99,99 persen palsu. Kenapa bukan ijazahnya yang disuruh buktikan? Kan katanya Joko bilang akan saya buktikan di pengadilan. Bohong. Enggak pernah menyampaikan itu di pengadilan. Kalau itu selesai, ijazahnya selesai, semuanya ini enggak bikin kacau negara ini," ujar Moeryono.
Ia memastikan bahwa kelompoknya tetap memegang teguh agenda utama untuk mendesak pertanggungjawaban hukum bagi mantan Presiden Jokowi serta pemakzulan Wakil Presiden Gibran.
"Jadi kami tetap tegaskan di poin ketiga, tetap tangkap, adili Jokowi, dan makzulkan Gibran. Tetap. Jadi kami punya tujuan itu," tegasnya.
Moeryono mengungkapkan dukungan penuh dari sejumlah purnawirawan jenderal bintang empat dalam membela Roy Suryo.
Dukungan tersebut datang dari Jenderal Purnawirawan TNI Tyasno Sudarto, Marsekal TNI Purnawirawan Hanafi Asnan, dan Laksamana TNI Purnawirawan Slamet Soebijanto.
"Bayangkan, bintang empat turun tangan untuk bela Mas Roy karena kurang ajar polisi yang ditugaskan. Kurang ajar, enggak benar itu," katanya.
Terkait kondisi Roy Suryo di rumah sakit, Moeryono menyebutkan bahwa meski terlihat sehat, Roy menanggung beban sakit dalam dan kekecewaan atas prosedur penangkapannya.
Ia menuturkan Roy merasa diperlakukan tidak etis oleh penyidik saat proses penjemputan paksa berlangsung di kediamannya.
"Ya, itu tadi. (katanya) Saya betul-betul sakit hati atas tata cara penangkapan. Mau mandi enggak boleh, mau pakai celana panjang, enggak boleh. Dan yang paling celaka, apa yang kurang ajarnya penyidik ini? Dia masuk di kamar di mana istrinya pakai celana pendek dan kaos," ujarnya.
Moeryono juga mengungkapkan kekhawatiran Roy Suryo terhadap konsumsi obat-obatan yang disediakan pihak rumah sakit.
Ia menegaskan bahwa Roy Suryo tetap berpendirian teguh melawan proses kriminalisasi yang menimpa dirinya dan para pengkritik pemerintah lainnya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok