Berita, Timur Tengah

Jokowi Berduka atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon, Gibran Dorong Investigasi Menyeluruh

Repelita.net

05 April 2026 20:18 WIB • 1,033 view

Jokowi Berduka atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon, Gibran Dorong Investigasi Menyeluruh
Foto: Istimewa

Repelita Solo - Kabar duka menyelimuti misi perdamaian internasional setelah tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon gugur saat menjalankan tugas di Lebanon selatan pada akhir Maret 2026.

Mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya ketiga prajurit terbaik bangsa tersebut dalam misi menjaga perdamaian dunia.

ADVERTISEMENT

Ia mendoakan agar ketiga prajurit yang gugur, yakni Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon, Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, dan Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Mengucapkan duka cita yang mendalam atas gugurnya tiga prajurit terbaik dari TNI. Semoga arwahnya diterima di sisi Allah SWT,” ujar Jokowi di kediamannya yang berada di Kota Solo pada Jumat, 3 April 2026.

Jokowi juga menegaskan bahwa pemerintah Indonesia telah memahami langkah-langkah apa saja yang perlu diambil dalam menyikapi insiden tragis tersebut, meskipun ia tidak merinci lebih lanjut mengenai langkah tersebut.

"Pemerintah sangat tahu lah apa yang harus dilakukan," tuturnya dengan singkat namun penuh makna kepada awak media yang hadir.

Ucapan duka cita yang mendalam juga disampaikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka yang memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian ketiga prajurit yang telah menjalankan tugas mulia menjaga perdamaian dunia.

Gibran juga mendorong agar dilakukan investigasi yang menyeluruh dan transparan terhadap insiden yang menewaskan tiga prajurit TNI tersebut di wilayah konflik Lebanon selatan.

Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan tegas agar penanganan insiden ini dilakukan secara cermat dan maksimal, termasuk dalam proses pemulangan jenazah ketiga korban ke tanah air.

Dalam kurun waktu 24 jam pada akhir Maret 2026, terjadi dua insiden mematikan yang berbeda lokasi dan menewaskan tiga prajurit TNI yang bertugas di bawah bendera PBB.

Pada tanggal 29 Maret 2026, Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon gugur akibat ledakan proyektil yang menghantam markas UNIFIL di dekat wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan.

Keesokan harinya tepatnya pada 30 Maret 2026, Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar dan Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan tewas setelah kendaraan tempur yang mereka tumpangi meledak dengan dahsyat di daerah Bani Hayyan.

Selain korban jiwa yang meninggal dunia, sejumlah prajurit lainnya juga mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi akibat dari tiga insiden berbeda.

Total terdapat delapan prajurit TNI yang dilaporkan terluka dari rangkaian insiden tersebut, termasuk ledakan terbaru yang terjadi pada 3 April 2026 di fasilitas milik PBB yang berada di dekat wilayah El Adeisse.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung