Berita, Nasional

Isu Kerusuhan Jakarta Agustus 2026 Meredup Pemprov DKI dan Kepolisian Pastikan Situasi Terkendali

Repelita.net

05 August 2026 00:51 WIB • 891 view

Isu Kerusuhan Jakarta Agustus 2026 Meredup Pemprov DKI dan Kepolisian Pastikan Situasi Terkendali
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Wartawan senior Edy Mulyadi mengulas kabar yang ramai berhembus di jejaring sosial mengenai potensi pergolakan di wilayah Jakarta pada bulan Agustus 2026.

Lewat tayangan di saluran YouTube miliknya Edy mempertanyakan pihak yang diuntungkan dari merebaknya desas-desus mengenai gangguan stabilitas tersebut.

ADVERTISEMENT

Perbincangan terkait isu keamanan ini mengemuka seiring langkah pengelola pertokoan besar dan pusat perbelanjaan yang mempertinggi pembatas fisik di area bangunan mereka.

“Gosip Jakarta bakal rusuh pada Agustus ini masih saja menggelinding liar. Apalagi sejumlah mal dan pusat perbelanjaan meninggikan pagarnya,” kata Edy Mulyadi dalam tayangan tersebut, Senin (3/8/2026).

Pemasangan sarana pengamanan ekstra itu langsung menimbulkan penafsiran liar di benak masyarakat umum.

“Publik langsung menerjemahkan ini sebagai antisipasi jika kerusuhan benar-benar terjadi,” ujarnya.

Edy melemparkan sejumlah dugaan guna menelisik peta politik yang sedang bergulir saat ini.

“Lalu, siapa yang bermain dan mengail di air keruh? Benarkah ada jejak Geng Oslo? Betulkah mereka bekerja sama dengan para oligarki yang marah karena bisnis haram tambang dan sawit ratusan triliun mereka disikat Prabowo?” tutur Edy.

Meskipun demikian belum terdapat data konkret yang disajikan untuk memperkuat dugaan mengenai keterlibatan kelompok tertentu dalam hembusan kabar tersebut.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan situasi keamanan daerah dalam kondisi aman serta kondusif.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dikabarkan telah menginstruksikan pengelola pusat perbelanjaan untuk melepas barikade tinggi guna mencegah asumsi liar warga.

“Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membantah. Dia bahkan sudah memerintahkan pengelola mal membongkar pagar tingginya,” kata Edy mengutip pernyataan pemerintah daerah.

Keputusan pemerintah daerah ini menegaskan tidak ada kondisi darurat yang mengharuskan penggunaan pagar pembatas tinggi di pusat keramaian.

Pihak Polda Metro Jaya turut menegaskan komitmen mereka dalam menjamin stabilitas keamanan di wilayah ibu kota dan sekitarnya.

“Polda Metro Jaya menjamin keamanan Jakarta,” ujar Edy dalam tayangan itu.

Sektor kegiatan ekonomi masyarakat dipastikan berjalan tanpa hambatan dari spekulasi yang meluas di ruang digital.

“Menteri Perdagangan mengklaim aktivitas perdagangan berlangsung normal,” kata Edy.

Aparat penegak hukum maupun jajaran pemerintah pusat tidak menemukan indikasi valid terkait ancaman kerusuhan di wilayah Jakarta. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung