Berita, Nasional

Hubungan Prabowo dan Jokowi Kian Memanas di Tengah Isu Intervensi Hukum dan Gerilya Politik Gibran

Repelita.net

26 June 2026 22:36 WIB • 1,079 view

Hubungan Prabowo dan Jokowi Kian Memanas di Tengah Isu Intervensi Hukum dan Gerilya Politik Gibran
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Dinamika hubungan politik antara Presiden Prabowo Subianto dan pendahulunya, Joko Widodo, dikabarkan tengah mengalami keretakan serius yang kian terlihat di ruang publik.

Ketegangan tersebut mencuat pasca keputusan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan yang memilih untuk tidak melakukan penahanan terhadap Roy Suryo serta Dokter Tifa.

ADVERTISEMENT

Langkah hukum ini memantik reaksi keras dari basis pendukung mantan presiden di Solo yang mencurigai adanya intervensi dari penguasa saat ini dalam proses peradilan tersebut.

Analisis mendalam mengenai situasi ini disampaikan oleh pengamat politik Anton Permana melalui kanal YouTube Bang Edy Channel.

Menurutnya, manuver di meja hijau saat ini menjadi hantaman keras sekaligus sinyal bahaya bagi kelompok pendukung lama.

Persidangan yang terus berjalan diprediksi akan membuka berbagai persoalan sensitif masa lalu secara transparan di hadapan publik, ungkap Anton Permana dalam ulasannya.

Di sisi lain, pergerakan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang sangat aktif di luar koridor agenda pemerintahan resmi turut menarik perhatian.

Data riset menunjukkan bahwa putra sulung Jokowi tersebut telah melakukan kunjungan ke berbagai daerah sebanyak 118 kali dengan dukungan tim khusus.

Aktivitas ini dinilai sebagai upaya gerilya politik akibat semakin terbatasnya ruang gerak yang ia miliki di dalam struktur kabinet pemerintahan saat ini.

Meskipun pemerintahan memiliki instrumen kekuasaan, pengaruh rezim sebelumnya di sejumlah lembaga negara dinilai masih bercokol cukup kuat.

Kebijakan efisiensi anggaran yang diusung Prabowo juga dilaporkan memicu resistensi di kalangan birokrasi yang belum sepenuhnya beradaptasi dengan perubahan pola kerja.

Demi menjaga stabilitas dan mengamankan mandat, Prabowo disarankan untuk segera melakukan perombakan total pada jajaran ring satu pemerintahannya.

Langkah diferensiasi politik yang jelas dinilai sangat krusial dalam periode dua tahun pertama ini demi mencegah akumulasi kekecewaan masyarakat, pungkas analisis tersebut.*

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung