Berita, Nasional

Hubungan Prabowo dan Gibran Retak, Tiga Nama Kandidat Pengganti Mulai Muncul ke Permukaan

Repelita.net

03 October 2026 22:44 WIB • 89 view

Hubungan Prabowo dan Gibran Retak, Tiga Nama Kandidat Pengganti Mulai Muncul ke Permukaan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Hubungan politik antara Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan publik.

Sorotan tersebut mengemuka seiring munculnya analisis mengenai potensi perombakan pasangan calon pada kontestasi pemilihan presiden mendatang.

ADVERTISEMENT

Dinamika itu turut dikaitkan dengan proses hukum terkait syarat pendidikan Gibran yang kini sedang berjalan di Mahkamah Konstitusi.

Jurnalis investigasi Hussein Abri Yusuf Dongoran mengungkapkan bahwa Joko Widodo telah membaca adanya pergeseran konstelasi politik tersebut.

Analisis itu disampaikan Hussein dalam tayangan siniar kanal YouTube Hendri Satrio Official yang diunggah pada hari Sabtu, 3 Oktober 2026.

Menurut Hussein, langkah politik Jokowi yang kembali aktif berkeliling ke berbagai daerah merupakan strategi mengamankan posisi tawar.

Jokowi itu punya strategi politik yang luar biasa. Nggak mungkin dia bergerak tanpa kalkulasi yang matang, ungkap Hussein Abri Yusuf Dongoran di kanal YouTube Hendri Satrio Official pada hari Sabtu, 3 Oktober 2026.

Aktivitas turun langsung ke daerah diyakini bertujuan memperkuat posisi tawar politik keluarga Jokowi di tengah dinamika kepuasan publik.

Keliling ke daerah-daerah itu bertujuan menaikkan bargaining dirinya sendiri, termasuk bargaining untuk Gibran di tengah tren kepuasan publik yang dinamis, lanjut Hussein Abri Yusuf Dongoran dalam tayangan YouTube Hendri Satrio Official pada tanggal Sabtu, 3 Oktober 2026.

Selain aktivitas ke daerah, Hussein juga membeberkan hasil wawancara langsungnya dengan Presiden ketujuh RI tersebut di Surakarta.

Dalam perjumpaan tersebut, Jokowi secara terbuka mengaku bahwa intensitas komunikasi personal dengan Gibran tergolong sangat jarang.

Pas saat kami bertanya, Gibran sering nggak sih diskusi dengan Bapak? Jarang dia bilang, telepon pun jarang, imbuh Hussein Abri Yusuf Dongoran via kanal YouTube Hendri Satrio Official pada hari Sabtu, 3 Oktober 2026.

Minimnya komunikasi itu lantas dihubungkan dengan informasi dari kalangan lingkaran elite mengenai arah dukungan politik Prabowo.

Prabowo disebut mulai memperhitungkan figur alternatif lain untuk mendampinginya pada masa kepemimpinan berikutnya.

Per hari ini, Prabowo mungkin saja tidak mau dengan Gibran lagi. Makanya muncul tiga nama: Teddy Indra Wijaya, Sugiono, dan Sudaryono, tegas Hussein Abri Yusuf Dongoran dalam platform YouTube Hendri Satrio Official pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

Ketiga figur tersebut saat ini memegang posisi strategis penting di dalam struktur pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo.

Teddy Indra Wijaya bertugas sebagai Sekretaris Kabinet, Sugiono menjabat Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta Sudaryono mengepalai Badan Gizi Nasional.

Di sisi lain, Hussein turut menyoroti posisi Partai Solidaritas Indonesia dalam kalkulasi politik nasional ke depan.

Eksistensi partai tersebut dinilai sangat bergantung pada aturan ambang batas parlemen dalam revisi undang-undang pemilu yang tengah dibahas.

Kalau PSI nggak bisa lolos, berarti kan nggak bisa mengajukan Gibran lagi. Jika RUU Pemilu menerapkan threshold yang ketat, otomatis ruang politik untuk pengusungan akan berubah, pungkas Hussein Abri Yusuf Dongoran dalam siaran YouTube Hendri Satrio Official pada hari Sabtu, 3 Oktober 2026.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung