Berita, Nasional

Hendri Satrio Nilai Pernyataan Presiden Prabowo Subianto Soal Dolar Dan Warga Desa Bersifat Nasionalis

Repelita.net

19 May 2026 17:56 WIB • 837 view

Hendri Satrio Nilai Pernyataan Presiden Prabowo Subianto Soal Dolar Dan Warga Desa Bersifat Nasionalis
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pidato kepala negara mengenai imbas pergerakan valuta asing yang dinilai tidak menyentuh langsung aktivitas harian warga pedesaan karena basis transaksi lokal menggunakan mata uang rupiah mendapat analisis mendalam dari pakar kehumasan.

Pandangan dari pengamat komunikasi politik menyebutkan bahwa penyampaian pesan tersebut sejatinya memuat visi kemandirian yang kuat di mana pimpinan eksekutif ingin meyakinkan publik bahwa fokus utama pembangunan adalah sektor domestik.

ADVERTISEMENT

Melalui penyederhanaan narasi tersebut pihak istana dinilai berupaya membangun rasa tenang di kalangan masyarakat akar rumput agar tidak ikut panik menghadapi gejolak naik turunnya nilai mata uang global di pasar internasional.

“Dari sisi komunikasi publik, ini nasionalis, pernyataan ini efektif untuk membangun narasi bahwa pemerintah memahami dan dekat dengan kehidupan masyarakat bawah. Ini cara nasionalis untuk menenangkan khawatir publik soal fluktuasi dolar, sekaligus mengajak fokus pada produksi dalam negeri," ujar Hensa, Senin, 18 Mei 2026.

Pola penyampaian pesan kehumasan dengan gaya membumi seperti ini diakui sangat jamak diterapkan oleh para pemimpin politik untuk memotong kerumitan teori ekonomi makro agar pesan dasarnya bisa langsung dicerna warga.

Kendati strategi simplifikasi informasi tersebut sangat taktis dalam menjaga kondusivitas psikologis massa terdapat celah risiko berupa munculnya bias pemahaman jika tidak disertai dengan pemaparan data pembanding yang utuh.

“Secara politik, ini bisa dibilang cerdas karena menyentuh emosi nasionalisme dan kedekatan dengan rakyat kecil. Tapi dari sisi edukasi publik, pernyataan ini perlu dilengkapi data lebih detail agar tidak menimbulkan kesalahpahaman bahwa fluktuasi dolar hanya masalah kota besar saja," kata Hensa memberikan catatan evaluasi.

Oleh karena itu pemaparan lanjutan yang lebih komprehensif mengenai keterkaitan rantai pasok global dengan harga barang di pasar tradisional tetap diperlukan guna mengedukasi warga secara objektif tanpa mengurangi esensi kedekatan pemerintah.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung