Berita, Nasional

[HEBOH] Gibran Bungkam Soal Kondisi Kesehatan Jokowi, Hanya Angguk saat Ditanya Awak Media Usai Salat Jumat

Repelita.net

28 March 2026 06:23 WIB • 1,269 view

[HEBOH] Gibran Bungkam Soal Kondisi Kesehatan Jokowi, Hanya Angguk saat Ditanya Awak Media Usai Salat Jumat
Foto: Istimewa

Repelita Boyolali - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, memilih untuk irit bicara atau bungkam ketika awak media menanyakan kondisi kesehatan ayahnya, Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, yang tengah menjadi sorotan publik.

Momen tersebut terjadi usai Gibran melaksanakan salat Jumat di Masjid Baitul Muslimin, Dawar, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, pada Jumat, 27 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

Saat dicecar oleh awak media terkait kondisi kesehatan Jokowi, Gibran tidak memberikan pernyataan apa pun, seolah memilih untuk berdiam diri seribu bahasa di tengah pertanyaan yang dilontarkan.

Ia hanya merespons dengan anggukan kepala sambil berjalan kembali menuju kediaman KH Abdul Hamid, tanpa memberikan keterangan lebih lanjut yang dapat menjawab rasa penasaran publik.

Tidak ada keterangan lanjutan yang disampaikan Gibran, karena ia langsung meninggalkan lokasi dengan pengawalan ketat dari petugas keamanan yang mendampinginya.

Sikap diam yang ditunjukkan Gibran tersebut memicu perhatian luas dari publik, mengingat kondisi kesehatan Jokowi memang tengah menjadi perbincangan hangat dalam beberapa waktu terakhir.

Sebelumnya, Gibran diketahui melakukan sejumlah agenda kunjungan kerja di wilayah Boyolali, termasuk bersilaturahmi ke pondok pesantren yang berada di Kecamatan Mojosongo.

Kunjungan Gibran ke Pondok Pesantren Annajah Dawar, Kecamatan Mojosongo, yang didirikan oleh KH Abdul Hamid, terbilang mendadak karena pengasuh ponpes baru mendapat informasi tentang rencana kedatangan wakil presiden pada Kamis, 26 Maret 2026 siang.

Ya, baru kemarin, dapat informasi kalau Pak Wapres mau datang, demikian pengakuan KH Abdul Hamid saat ditemui pada Jumat, 27 Maret 2026, mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut tidak direncanakan jauh-jauh hari.

Meskipun kedatangan wakil presiden terbilang mendadak, hal tersebut tidak membuat pihak pondok pesantren menjadi gupuh atau kebingungan dalam menyambut tamu kehormatan.

Sebab, dari pihak protokol meminta agar tidak perlu menyiapkan acara yang mewah atau berlebihan, bahkan pihak pondok pesantren juga tidak diminta untuk menyiapkan hidangan makanan berat.

Tidak masak, memang tidak ada acara makan di sini, acara makannya tidak di sini, demikian ujar KH Abdul Hamid menjelaskan bahwa tidak ada jamuan makan besar yang disiapkan.

Pihaknya hanya menyiapkan hidangan ringan berupa rebusan dan buah-buahan sebagai bentuk penyambutan sederhana terhadap tamu yang datang berkunjung.

Dia mengaku bahwa selama 1,5 jam bersama Gibran, tidak ada pembicaraan yang bersifat serius atau membahas hal-hal yang bersifat kenegaraan secara khusus.

Gibran lebih banyak membicarakan tentang Boyolali bersama bupati, sementara KH Abdul Hamid lebih banyak mengobrol ngalor-ngidul serta menceritakan pengalamannya pernah berkunjung ke Istana Negara.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung