Berita, Viral Sosmed

Hati Ruben Onsu hancur setelah dengar kata-kata 'nyeleneh' yang dilontarkan anak bungsu: 'Ya Allah'

Repelita.net

12 June 2026 19:15 WIB • 1,016 view

Hati Ruben Onsu hancur setelah dengar kata-kata 'nyeleneh' yang dilontarkan anak bungsu: 'Ya Allah'
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Ruben Onsu mengungkapkan kesedihan mendalam atas perubahan sikap putri bungsunya, Thania, di tengah konflik yang masih bergulir dengan mantan istrinya, Sarwendah.

Presenter ini mengaku terkejut saat mendengar putrinya melontarkan istilah orang dewasa yang diduga kuat hasil pengaruh lingkungan sekitar.

ADVERTISEMENT

“Jadi kita tahu ada perubahan di dia, kelihatan dari ucapan,” tutur Ruben mengenai perilaku sang anak.

Momen menyakitkan itu terjadi ketika Ruben menyinggung kehadirannya di rumah duka mendiang ayah Sarwendah kepada putrinya.

“Iya ya, ayah datang ke tempat yeye ayah pencitraan ya,” ucap Ruben menirukan perkataan Thania yang membuatnya terdiam.

Ruben memastikan bahwa anaknya tidak memahami arti dari kata tersebut dan menyayangkan paparan pengaruh yang tidak semestinya diterima oleh seorang anak kecil.

Di tengah situasi yang memanas, Ruben menegaskan bahwa prioritas utamanya hanyalah mendapatkan hak untuk bertemu dengan kedua putrinya secara layak.

“Ini hal yang dibahasnya tentang pertemuan anak. Kalau memang mau ini bisa semuanya selesai, cuma satu doang pertanyaannya, itu doang, tentang anak, udah, tok. Jadi enggak usah melebar-lebar,” tegasnya.

Ia menepis anggapan bahwa tindakannya didasari rasa cemburu, melainkan murni keinginan sebagai ayah untuk tetap mendampingi darah dagingnya sendiri.

“Ini anak gue, itu darah daging gue, gue masih hidup,” imbuh Ruben.

Kondisi hubungan yang kian merenggang membuat pihak kuasa hukum, Minola Sebayang, kini mempertimbangkan langkah hukum serius untuk memperebutkan hak asuh anak.

Minola menyoroti adanya dugaan pengaruh buruk dari orang-orang dewasa di sekitar anak-anak yang memicu sikap kurang berempati terhadap ayahnya.

“Anak-anak ini dikelilingi oleh orang-orang dewasa yang tidak dewasa. Reaksi anaknya seperti tidak punya empati sedikitpun kepada ayahnya,” terang Minola.

Selain itu, Ruben juga menaruh keberatan terhadap pelibatan anak-anak dalam siaran langsung di media sosial hingga larut malam.

“Apakah kesibukan yang dimaksud adalah kesibukan live TikTok malam hari? Sangat disayangkan jika anak dilibatkan dalam pekerjaan seperti itu, tapi tidak diberikan kesempatan untuk bertemu ayahnya secara berkualitas,” tutur Minola.

Minola menambahkan bahwa komunikasi antara Ruben dengan anak-anaknya saat ini tergolong sangat buruk, bahkan pesan yang dikirim seringkali tidak mendapat balasan dalam waktu lama.

Ruben merasa keberadaannya tidak dihargai sebagai ayah, meski tetap konsisten menunaikan kewajiban finansial bagi pendidikan dan kebutuhan hidup anak-anaknya.

“Ini yang membuat Ruben sedih. Masa membayari biaya anak tapi merasa tidak pernah punya anak karena tidak pernah dipertemukan dan tidak diajak rundingan?” ucap Minola.

Apabila situasi tidak membaik, pihak Ruben sudah mematangkan rencana untuk menggugat hak asuh demi menjaga masa depan karakter sang buah hati. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (1)

L
Lambert Deilo 14/06/2026

Tanggapan atas isi berita Ruben Onsu, yang beredar di media sosial. Mengenai hubungannya dengan anak-anak dan istri yang tidak bisa di jangakau secara normal layaknya seorang ayah. Pandangan saya secara pribadi. Sebagai ayah yang baik buat anak-anak dan istri. Semestinya perceraian ini tidak boleh terjadi jika masih menyanyi buah hati atau anak-anaknya. Secara kodrat ilahi, soal suka dan duka dalam hubungan suami istri sudah hal pasti terjadi. Semua orang tidak akan luput dari dinamika hidup tersebut. Tetapi bagi Ruben Onsu perceraian itu mudah untuk mendapatkan istri baru, yang lebih baik. Belum tentu lebih baik. Sebelum bercerai harus berpikir matang siapa-siapa yang di tinggal, bukan semata-mata tinggalkan istri yang tidak di sukai lagi. Tetapi anak-anak yang di cintai juga, turut di tinggalkan. Karena umur anak-anak masih membutuhkan kasih sayang dan hak asuh dari ibunya. Jangan heran jika saat ini anak-anak dan mantan istrimu cuekin abang Ruben Onsu sebagai ayah mereka. Dalam ajaran Katolik satu kali, nikah sampai maut memisahkan. Jadi anak dan istri di cintai dalam suka maupun duka. Bukan mencintai karena istri kaya raya sebaliknya juga istri mencintai suami bukan dia kaya. Pada saat suami atau istri susah mau duka jangan di tinggalkan harus sama-sama menjalani. Jika meninggalkan mereka uda melanggar perintah allah dan di anggap bersinah. Sekalipun secara finansial seorang ayah mendukung anak-anak. Tetapi secara lahir dan batin anak-anak tidak menerima keadaan demikian. Secara intertemen pasti banyak di dekati tenan-teman dan jangan ada rasa cemburu. Kalau uda cemburu lebih baik berpaling dari intertemen ke pekerjaan lain. Supaya anak-anak jangan di korbankan. Mohon maaf bukan ikut campur urusan Rumah tangga Ruben Onsu tepati karena sudah dalam berita kita ikut perihatin aja. ( Lambert Deilo)

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung