Berita, Nasional

[GEGER] Habib Rizieq Bongkar Skandal Polisi ke Prabowo, Isu Ancaman Pembunuhan Bikin Heboh!

Repelita.net

05 November 2026 16:19 WIB • 169 view

[GEGER] Habib Rizieq Bongkar Skandal Polisi ke Prabowo, Isu Ancaman Pembunuhan Bikin Heboh!
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Tokoh agama Habib Rizieq Shihab secara mengejutkan membongkar skandal besar di tubuh kepolisian yang ditujukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Poin-poin krusial mengenai rekayasa kasus hingga ancaman pembunuhan sipil dibeberkan secara transparan hingga membuat kehebohan di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

Pernyataan bernada tinggi tersebut disebarluaskan oleh kanal YouTube pihak ketiga pada hari Kamis tanggal lima November tahun dua ribu dua puluh enam. Rekaman video ceramah itu menjadi perhatian utama publik lantaran mengungkap sisi gelap operasi penegakan hukum masa lalu.

Dalam pemaparannya, Habib Rizieq Shihab menyoroti adanya pola pengondisian opini publik yang sangat masif sebelum terjadinya pembantaian fisik. Mantan Kapolri Idham Azis serta mantan Kapolda Metro Jaya dituding melakukan intimidasi luar biasa sebagai bagian dari rekayasa situasi di lapangan.

"Mengancam dengan ancaman yang luar biasa sebelum terjadi peristiwa KM 50 semua itu merupakan cipta kondisi nah seolah-olah saya dan FPI adalah orang yang kelompok berbahaya sehingga kalau ke depan dibunuh ya enggak apa-apa namanya juga orang," ujar Habib Rizieq Shihab.

Skenario selanjutnya melibatkan rilis pers resmi dari kepolisian yang diduga kuat telah memanipulasi fakta riil pasca-eksekusi laskar sipil dilakukan. Aparat menggunakan dalih palsu mengenai kepemilikan senjata ilegal oleh para korban untuk melegitimasi tindakan penembakan sepihak.

"Siaran persiarkan orang tersebut katanya melawan bawa senjata polisi terpaksa nah akhirnya yang terjadi perkis seperti km 50 sudah korbannya diculik disiksa dibunuh difitnah," tegas Habib Rizieq Shihab secara terbuka.

Beliau menyatakan kegeramannya karena skandal pembunuhan sipil yang berujung pada fitnah massal ini terus berulang di berbagai daerah, termasuk kasus anak sekolah di Semarang. Pembiaran hukum atas tragedi berdarah KM 50 dinilai menjadi pemicu utama aparat merasa kebal dari jerat pidana.

"Masyarakat dibunuh terus difitnah nah ini enggak boleh dibiarkan ini kenapa bisa terjadi lagi terjadi lagi itu tadi karena KM50 dibiarkan akhirnya mereka menganggap ke depan ini bunuh orang tuh gampang kok gampang habis bunuh fitnah selesai," ungkap Habib Rizieq Shihab.

Sorotan tajam juga diarahkan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi yang dianggap sebagai sosok paling bertanggung jawab atas impunitas tersebut. Indikasi keterlibatan itu diperkuat oleh pengerahan pasukan bersenjata ke Petamburan hingga pemakaian intelijen negara untuk mengintai kediamannya.

"Tiga-tiganya punya kartu anggota BIN resmi yang satu juga punya kartu anggota sebagai jurnalis yang satu sebagai mahasiswa yang satu lagi sebagai anggota TNI tiga-tiganya punya kartu anggota BIN secara resmi mereka memakai mobil dengan nomor plat palsu," jelas Habib Rizieq Shihab.

Pihak FPI mengklaim memegang dokumen digital dari laptop operasi intelijen bersandi D5 yang menargetkan nyawa sang ulama tiga hari sebelum insiden jalan tol. Seluruh berkas otentik beserta mobil orisinal yang ringkih akibat terjangan peluru kini dirawat utuh untuk pembuktian pengadilan.

"Sengaja kita simpan sebagai barang bukti begitu nanti pengadilan HAM digelar maka ini merupakan salah satu bukti barang yang harus ditunjukkan di pengadilan," cetus Habib Rizieq Shihab.

Skandal penyitaan ilegal rekaman kamera pengawas milik Novotel Karawang Timur oleh oknum kepolisian juga ikut dibongkar dalam pidato tersebut. Selain itu, fakta persidangan internal korps terbukti menyingkap pengakuan Ferdy Sambo serta Hendra Kurniawan yang membersihkan bukti digital jalan tol.

"Di pengadilan dia ngaku bahwa CCTV KM50 dia yang sapu bersih semuanya dan Sambo pun dalam pengadilan saat ditanya oleh jaksa juga mengaku ya dia terlibat untuk membersihkan CCTV yang ada di KM50," imbuh Habib Rizieq Shihab.

Menutup pernyataannya, Habib Rizieq Shihab meminta Presiden Prabowo Subianto segera merombak susunan kabinetnya dari para jenderal yang terindikasi kuat bersinggungan dengan noda darah masa lalu. Langkah tegas pencopotan oknum dinilai penting demi menjaga marwah kepemimpinan nasional yang bersih.

"Kita minta dengan hormat kepada Bapak Prabowo agar seluruh oknum yang ada di dalam kabinet Bapak baik yang diduga kuat terlibat korupsi atau terlibat judi online atau terlibat pembantaian warga sipil atau terlibat di dalam perusakan demokrasi di Indonesia tolong diresavel Pak," pungkas Habib Rizieq Shihab.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok







TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung