Repelita Roma - Presiden federasi sepak bola Italia mengundurkan diri di tengah tekanan politik pada hari Kamis, dua hari setelah tim nasional gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Keputusan Gabriele Gravina dengan cepat diikuti oleh pengunduran diri Gianluigi Buffon sebagai kepala delegasi tim nasional.
ADVERTISEMENT
Langkah mundur kedua petinggi sepak bola Italia ini kemungkinan akan menyebabkan pemecatan pelatih tim nasional, Gennaro Gattuso, dalam waktu dekat.
Menteri Olahraga Italia Andrea Abodi menyerukan perubahan dalam kepemimpinan sepak bola negara itu setelah Gravina mengawasi dua rangkaian kualifikasi Piala Dunia yang sangat mengecewakan.
Jelas bagi semua orang bahwa sepak bola Italia perlu dirombak dan proses itu perlu dimulai dengan kepemimpinan baru di federasi, kata Abodi pada hari Rabu seperti dikutip oleh media Fox.
Peluang Italia untuk mencapai turnamen bergengsi tahun ini di Amerika Utara berakhir pada hari Selasa setelah skuad Gli Azzurri kalah dalam babak adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina pada laga play-off kualifikasi.
Buffon, yang merupakan penjaga gawang andalan di tim pemenang Piala Dunia 2006 sekaligus pemegang rekor Italia dengan 176 penampilan sebagai pemain, berada di balik perekrutan Gattuso sebagai pelatih.
Adil untuk memberikan kebebasan kepada mereka yang datang setelah saya untuk memilih siapa yang akan menggantikan saya, ucap Buffon menjelaskan alasan pengunduran dirinya.
Mewakili tim nasional adalah suatu kehormatan dan gairah yang telah mewujudkan diri saya sejak saya masih kecil, tutur legenda hidup sepak bola Italia tersebut.
Gravina sendiri mengambil alih federasi pada tahun 2018 menggantikan Carlo Tavecchio, yang juga mengundurkan diri setelah Italia gagal mencapai Piala Dunia pada tahun yang sama.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok