Repelita [Jakarta] - FIFA mengambil kebijakan dengan menangguhkan skorsing otomatis pemain Amerika Serikat, Folarin Balogun, jelang laga krusial babak 16 besar Piala Dunia melawan Belgia.
Keputusan yang mengacu pada Pasal 27 Peraturan Disiplin ini diumumkan melalui pernyataan resmi federasi pada Minggu (5/7/2026).
ADVERTISEMENT
Pemain asal klub Monaco tersebut sebelumnya dijatuhi sanksi larangan bertanding setelah menerima kartu merah akibat tekel keras saat laga melawan Bosnia dan Herzegovina.
"Sesuai Pasal 27, penerapan skorsing otomatis satu pertandingan yang dijatuhkan kepada pemain Amerika Serikat Folarin Balogun terselamatkan selama satu tahun sebagai masa percobaan," demikian bunyi keterangan FIFA.
Langkah ini menuai tanggapan dari Presiden AS Donald Trump yang mengapresiasi kebijakan tersebut melalui platform media sosial Truth Social.
Dalam unggahannya, ia menyebut federasi sepak bola dunia telah "melakukan hal yang benar dan memperbaiki kesalahan besar".
Pasal 27 sendiri memberikan wewenang kepada badan yudisial FIFA untuk menangguhkan tindakan disiplin dengan masa percobaan antara satu hingga empat tahun.
Regulasi tersebut dimaksudkan karena tidak mengatur kondisi spesifik yang memungkinkan sanksi untuk dicabut, sehingga memberikan celah interpretasi bagi pihak yang berwenang.
Sejumlah pihak yang menilai keputusan ini merupakan preseden berbahaya yang berisiko mengganggu konsistensi kepatuhan aturan disiplin di masa depan.
Kekhawatiran masyarakat muncul mengenai potensi intervensi tekanan eksternal dalam pengambilan keputusan oleh badan yudisial FIFA.
Kini, Balogun dipastikan bisa kembali memperkuat tim nasional Amerika Serikat dalam upaya mereka menembus babak perempat final di kandang sendiri. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok