Berita, Nasional

Dudung Klarifikasi Tak Punya Masalah Pribadi dengan Habib Rizieq Shihab

Repelita.net

05 May 2026 17:08 WIB • 1,028 view

Dudung Klarifikasi Tak  Punya Masalah Pribadi dengan Habib Rizieq Shihab
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, menegaskan dengan lantang bahwa dirinya saat ini tidak lagi memiliki persoalan pribadi dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, di tengah ramainya narasi yang mengaitkan keduanya.

Pernyataan klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh Dudung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, 5 Mei 2026, untuk menanggapi berkembangnya berbagai isu yang mengaitkan dirinya dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

"Karena itu, sekarang ramai seakan-akan bahwa saya jadi KSP, kemudian akhirnya narasi dari Bapak Presiden itu muncul. Ya, itu bukan, bukan dari saya," ujar Dudung dengan tegas sebagaimana dilansir dari Antara pada hari yang sama.

Sebelumnya, Habib Rizieq melalui kanal YouTube Islamic Brotherhood Television atau IBTV sempat menyinggung pidato Presiden Prabowo yang menanggapi fenomena sebagian warga yang menyebut kondisi Indonesia gelap dan memilih ke luar negeri.

Dalam pernyataannya yang menjadi viral tersebut, Habib Rizieq menyebut adanya sosok misterius yang memengaruhi presiden yang ia namai sebagai Jenderal Baliho yang kemudian secara luas dikaitkan dengan sosok Dudung.

Menanggapi tuduhan tidak langsung tersebut, Dudung menjelaskan secara panjang lebar bahwa polemik penertiban baliho beberapa tahun lalu yang melibatkan dirinya dilakukan dalam kerangka penegakan aturan dan hukum yang berlaku.

Langkah penertiban tersebut diambil khususnya setelah organisasi Front Pembela Islam dibubarkan secara resmi oleh pemerintah karena dianggap melanggar sejumlah regulasi.

Dudung menilai bahwa langkah eksekusi di lapangan tersebut diambil untuk merespons situasi yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa, termasuk adanya berbagai narasi yang dianggap provokatif di tengah masyarakat.

Ia juga membantah dengan keras anggapan bahwa posisinya saat ini sebagai Kepala Staf Kepresidenan berkaitan dengan munculnya berbagai pernyataan politik Presiden Prabowo dalam beberapa pekan terakhir.

Lebih lanjut, Dudung mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk para tokoh agama dan ulama, untuk bersama-sama menjaga suasana yang kondusif terutama di tengah dinamika global yang penuh dengan tantangan.

Menurut pandangannya, peran para ulama sangatlah penting dalam menciptakan ketenangan di masyarakat dengan cara menjaga tutur kata dan tidak memicu provokasi yang dapat memecah belah persatuan.

"Marilah kita bangun bangsa ini dengan keteduhan, tidak saling memfitnah, tidak saling mencurigai," katanya dengan nada mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat.

Ia menekankan bahwa stabilitas nasional harus dijaga bersama-sama oleh semua pihak, terlebih dalam situasi global yang berdampak langsung pada kondisi ekonomi dan politik di berbagai negara.

Dudung juga mengingatkan masyarakat luas agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya atau bersifat provokatif dan memecah belah.

Ia menilai bahwa gangguan terhadap persatuan bangsa kerap kali berasal dari pihak-pihak tertentu yang terus mengulang isu-isu lama yang seharusnya sudah selesai.

Menurut Dudung, nilai-nilai luhur Pancasila tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman.

"Saya yakin dengan Pancasila yang mempersatukan bangsa ini, saya yakin rakyat Indonesia akan tetap bertahan, akan tetap menjaga agar isu-isu, berita-berita hoaks yang mengganggu stabilitas nasional ini bisa ditangkal," imbuhnya di akhir pernyataan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung