Berita, Nasional

Disebut Lunak ke Prabowo, Rocky Gerung Tegaskan Dirinya Hanya Memihak Konstitusi

Repelita.net

30 June 2026 19:35 WIB • 863 view

Disebut Lunak ke Prabowo, Rocky Gerung Tegaskan Dirinya Hanya Memihak Konstitusi
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Akademisi Universitas Indonesia, Rocky Gerung, belakangan ini menjadi sorotan hangat di jagat media sosial.

Ia dianggap oleh sebagian pihak bersikap tidak adil karena dinilai sangat tajam mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo, namun justru melunak terhadap Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

Menjawab tudingan tersebut dalam acara bedah buku di Surabaya pada 27 Juni lalu, Rocky menegaskan sikapnya memiliki dasar logika.

Wartawan bertanya ke saya, aktivis bertanya ke saya 'Rocky Gerung Anda harus mengkritik seperti Anda mengkritik ke Jokowi dong, kenapa lemah ke Prabowo, Anda gak jujur'?, ucapnya.

Menurut Rocky, ia tetap melayangkan kritik terhadap kebijakan pemerintah saat ini, termasuk mengenai proyek strategis nasional.

Ia mencontohkan beban biaya proyek IKN dan kerugian jangka panjang proyek kereta cepat Whoosh sebagai sasaran kritik yang ia alamatkan kepada pemerintah.

Astagfirullah? yang bikin Whoosh itu siapa, yang bikin IKN itu siapa? kenapa yu bilang 'betul'?, sindirnya merujuk pada warisan kebijakan era sebelumnya.

Rocky berpendapat bahwa kemarahan publik saat ini harus didasari oleh ketajaman pemikiran agar tidak sekadar menjadi amarah tanpa arah.

Terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rocky menyatakan dukungannya karena hal tersebut merupakan perintah konstitusi demi keadilan sosial.

Enggak. Saya memihak konstitusi, jawabnya ketika ditanya apakah dukungan tersebut bermakna keberpihakan kepada pemerintah.

Meski mendukung konsepnya, ia tidak menampik kekhawatiran bahwa pelaksanaan program tersebut berpotensi menjadi lahan korupsi.

Ya memang betul, tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Rocky juga melontarkan kritik keras kepada mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto.

Bodoh saya bilang, ujarnya menilai cara berpikir yang bersangkutan telah menurun kualitasnya.

Rocky menekankan bahwa gerakan mahasiswa seharusnya bertransformasi menjadi pertempuran gagasan, bukan sekadar tindakan sarkasme tanpa substansi.

Kita ingin mahasiswa harus bertempur ke arah gagasan, tutupnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung