Berita, Nasional

Diperhitungkan Jadi Presiden Indonesia Berikutnya oleh Media Asing, Begini Respons KDM

Repelita.net

25 September 2026 15:36 WIB • 122 view

Diperhitungkan Jadi Presiden Indonesia Berikutnya oleh Media Asing, Begini Respons KDM
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Gubernur Jawa Barat merespons dengan santai ulasan dari salah satu media bisnis asal Inggris yang menyoroti lonjakan popularitasnya.

Sorotan internasional tersebut mengupas pola kepemimpinan berbasis platform digital yang dinilai mulai membuka jalan menuju panggung pemilihan presiden mendatang.

ADVERTISEMENT

Menanggapi hal tersebut, sang kepala daerah menyampaikan ucapan terima kasih secara terbuka kepada pihak yang menaruh perhatian khusus terhadap kinerjanya.

Ia menegaskan bahwa fokus utama pemerintahannya saat ini tetap tertuju pada upaya pembenahan berbagai kekurangan serta memberikan pelayanan terbaik.

Komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah di wilayahnya telah mengalami pergeseran yang sangat signifikan dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya.

Kehadiran berbagai platform jejaring digital membuat warga kini semakin kritis dalam menyuarakan berbagai keluhan tanpa terhalang birokrasi.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada siapa pun yang mengapresiasi saya. Namun, tentu hari ini masih banyak kekurangan yang saya miliki," ujarnya saat ditemui awak media pada hari Kamis, 24 September 2026.

"Kami akan terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Jawa Barat karena masyarakat sekarang sudah tumbuh menjadi masyarakat yang kritis," imbuhnya menegaskan komitmen pelayanan publik.

Pria yang akrab disapa KDM itu menjelaskan bahwa dirinya menjadikan ruang digital sebagai instrumen pemantauan harian guna menyerap aspirasi.

Instrumen tersebut juga dimanfaatkan untuk merespons berbagai situasi darurat yang dialami oleh warga secara cepat dan tanpa prosedur yang berbelit.

Ia mencontohkan penanganan aduan seorang warga Tasikmalaya yang membutuhkan bantuan biaya obat virus mata sebesar Rp19 juta akibat tak tertanggung BPJS.

Selain itu, ia juga melakukan koordinasi cepat dengan pihak kepolisian terkait adanya suatu peristiwa keamanan yang terjadi di wilayah Baleendah.

"Pola interaksi langsung antara pemimpin dan masyarakat melalui media sosial ini memang sudah berjalan di Jawa Barat," jelasnya kepada para wartawan.

"Setiap hari saya melihat perkembangan yang terjadi di lingkungan. Ketika ada warga yang ngadu, saya langsung respons dan selesaikan," sambungnya menerangkan prosedur penanganan cepat.

"Begitu juga kalau ada kejadian, saya bisa langsung tanyakan ke Kapoltabes," tambahnya seraya menggambarkan koordinasi lintas sektoral yang dilakukan secara langsung.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dirinya sangat terbuka terhadap segala bentuk masukan maupun evaluasi yang datang dari publik luas.

Menurut pandangannya, popularitas serta apresiasi yang terus berdatangan tidak lantas membuatnya menjadi seorang pemimpin yang antikritik.

Kritik harian yang disampaikan oleh masyarakat justru dipandang sebagai instrumen kontrol evaluasi yang sangat penting bagi jalannya roda kepemimpinan.

"Saya tidak hanya berterima kasih kepada mereka yang mengapresiasi saya. Yang mengkritik saya setiap hari pun, saya ucapkan terima kasih," pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung