Berita, Viral Sosmed

Dalih Mancing Ahli Gizi Kepala BGN Disemprot Tere Liye Hingga Warganet Sebut Pejabat Denial Lakukan Pembodohan

Repelita.net

10 August 2026 20:59 WIB • 401 view

Dalih Mancing Ahli Gizi Kepala BGN Disemprot Tere Liye Hingga Warganet Sebut Pejabat Denial Lakukan Pembodohan
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono yang mengklaim sengaja melontarkan kekeliruan soal konsumsi telur demi memancing edukasi para ahli gizi menuai kritik tajam.

Sikap dan pembelaan diri pimpinan BGN tersebut langsung memicu reaksi pedas dari penulis kondang Tere Liye hingga tumpah ke media sosial X.

ADVERTISEMENT

"Sudahlah bodoh, denial pula," cibir Tere Liye menanggapi alasan di balik pernyataan kontroversial pejabat tersebut.

Gelombang tanggapan negatif dari warganet mengalir deras menyoroti cara berkomunikasi pejabat publik yang dinilai enggan mengakui kesalahannya secara terbuka.

"Padahal bisa loh beliau ini bilang, "Mohon maaf atas kekeliruan yang saya sampaikan. Terima kasih kepada para ahli gizi dan masyarakat yang sudah mengedukasi dan meluruskan informasi tersebut bla bla bla"" tulis akun @narascript.

Kemarahan warganet meluas hingga mengaitkan kualitas jajaran kementerian dengan pimpinan tertinggi di pemerintahan.

"Kagak heran anak bueh wowo Bodoh ...... lha wong wowo sendiri pikun dan narsis," cetus akun @Babang84033088.

Polemik tata kelola program MBG dan kejelasan lembaga pengelolanya turut dibongkar oleh netizen di tengah keracunan yang merebak.

"Jabatan sebagai kepala BGN itu menjadi sangat politis sekali. mbg katanya program pemerintah tapi dapur SPPG nya yayasan, itu gimana sih konsepnya kok banyak kejanggalan gitu? Sementara penerima manfaat seringkali keracunan massal tapi pro(yek)gram ga dievaluasi," papar akun @violettapadma.

Kapasitas kepemimpinan lembaga nasional tersebut dipertanyakan lantaran dinilai hanya sibuk mengurusi topik yang tidak substantif.

"Kapasitas kepala BGN hanya sebatas membahas telor dan bisul," sindir akun @firmanramadan_.

Perilaku pelemparan opini ke publik yang dinilai mencerminkan pola atasan disampaikan oleh pemilik akun @phelet.

"Setali tiga uang bosnya hahahaha," tulisnya.

Gaya kepemimpinan yang enggan menerima masukan dipandang warganet sebagai tanda kecemasan bagi masa depan bangsa.

"11/12 dengan pimpinan republik ini,pandai bersilat lidah anti kritikan....#asuuu dahlah indonesia sedang suram," keluh akun @bayupra68291946.

Rasa malu staf internal atas pernyataan atasan diibaratkan warganet lewat kelakar akun @Jonihuang_.

"Ibu kaca mata belike : "malu kali aku bah.. punya atasan kek gini.."" selorohnya.

Sindiran tajam mengenai narasi pembelaan diri yang dianggap mengada-ada dilayangkan oleh akun parodi @WorstGent.

"Sengaja kok blunder Ga sekalian bilang makan MBG jaminan surga, yg kritik masuk neraka? Sama-sama ngawur kan," sentilnya.

Pola komunikasi pejabat yang berlindung di balik dalih taktik memicu keheranan netizen.

"oh jadi ini yang dinamakan "blunder adalah strategi"" sindir akun @muh_fah111.

Absennya koordinasi resmi antara badan pemerintah dengan pakar kesehatan membuat warganet meragukan eksekusi anggaran program yang nilainya fantastis.

"Loh kepala mbg gak ada koneksi dg ahli gizi sampe mesti mancing2 agar mengedukasi? Ngeri amat duit gede, target anak2 seindonesia, ga jelas penerapan gizinya," celekit akun @sweetapril2010.

Alasan memancing reaksi publik dibalas dengan kelakar sederhana oleh pemilik akun @itsayaloof_.

"Halah halah, mancing mh noh di empang bg," selorohnya.

Sindiran balik mengenai respons publik yang dianggap sekadar balasan memancing diutarakan akun @KuliCrypt0.

"Lah pak, itu kan cibiran sosmed juga mau mancing doang," tulisnya.

Prosedur konsultasi sebelum penyampaian informasi publik dinilai seharusnya diutamakan tinimbang membuat kegaduhan.

"bisa loh konsultasi sama ahli gizi dulu sampein info yang bener, daripada ngasal, kemudian klarifikasinya begini," saran akun @komisarisnetzen.

Langkah menyebarkan desinformasi berkedok memancing tanggapan dipandang sebagai bentuk provokasi publik.

". . katanya memancing. . . tapi dgn PEMBODOHAN. . . pejabat apa provokator. . ." pungkas akun @_makanbengbeng. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung