Repelita Jakarta - Gelombang aksi unjuk rasa berskala masif dilaporkan kembali meletus di kota Istanbul hingga melumpuhkan urat nadi transportasi di pusat negara Turki tersebut.
ADVERTISEMENT
Gerakan solidaritas internasional bertajuk One Million for Gaza itu dibanjiri oleh partisipasi aktif dari sekitar satu juta warga yang serentak turun memadati jalanan kota.
Informasi seputar aksi demonstrasi akbar dalam mengawal isu kemanusiaan di Palestina ini sebelumnya disebarluaskan oleh salah satu akun media sosial berbasis teks.
Unggahan mengenai lautan massa di sepanjang jalan protokol tersebut pertama kali dipublikasikan oleh nama akun @themajestatimes melalui postingan terbarunya pada hari Jumat tanggal 23 Oktober 2026.
Dalam deskripsi tertulisnya, pihak pengunggah menjabarkan bahwa barisan demonstran bergerak melakukan aksi long march dari titik Beyazit Square menuju ke kawasan Hagia Sophia.
Para peserta aksi tampak lantang menyuarakan slogan perdamaian sembari mengibarkan bendera kebangsaan Palestina sebagai wujud perlawanan atas aksi genosida di Timur Tengah.
"ONE MILLION FOR GAZA": Massive demonstration paralyzes Istanbul. Around 1 million Turks flood the streets in solidarity with Palestine. "Our hands are clean because we are not silent." They marched from Beyazit Square to Hagia Sophia, raising Palestinian flags. The world is watching. And Turkey is roaring. #Istanbul #FreePalestine #MajestaTimes tulis akun tersebut di dalam takarir unggahannya.
Dinamika aksi solidaritas umat muslim di wilayah Eurasia ini seketika memicu gelombang respons serta perdebatan yang sangat sengit dari para pengguna internet global.
Sejumlah netizen asing terpantau berbondong-bondong meluncurkan beragam komentar tertulis persis di bawah kolom komentar akun @themajestatimes pada Jumat, 23 Oktober 2026.
"These amazing demonstrations of solidarity with Palestine are never shown on our tv in Britain. Why? Because out government is still selling arms to Israel. Shameful!!" tulis akun @plnstuart meluapkan kritik pedasnya di kolom komentar.
"No Palestinian flags…. I call this post BS" tulis akun @roddy_canadian yang kedapatan meragukan keabsahan narasi foto demonstrasi tersebut di media sosial.
Gema protes dari masyarakat sipil internasional ini kian menegaskan tuntutan global yang mendesak penghentian agresi militer demi tegaknya nilai-nilai kemanusiaan universal.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads