Berita, Nasional

Aksi Papua Darurat Militer di Waena Ricuh, Massa Longmarch ke Abepura, Polisi Tembak Gas Air Mata

Repelita.net

27 April 2026 12:31 WIB • 944 view

Aksi Papua Darurat Militer di Waena Ricuh, Massa Longmarch ke Abepura, Polisi Tembak Gas Air Mata
Foto: Istimewa

Repelita Jayapura - Aksi demonstrasi dengan spanduk bertuliskan 'Papua Darurat Militer dan Kemanusiaan' di kawasan Waena, Kota Jayapura berlangsung ricuh pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIT di depan Densipur 10/KYD .

Negosiator aksi Yohanis Walilo menjelaskan bahwa kericuhan bermula saat mahasiswa meminta pengawalan dari aparat untuk melakukan longmarch ke Lingkaran Abepura, namun polisi justru memerintahkan massa untuk bubar dan kembali ke Expo menggunakan truk .

ADVERTISEMENT

"Saat bernegosiasi kami minta pihak keamanan kawal saja, tetapi mereka dapat perintah lagi untuk dibubarkan saja," ujar Yohanes menjelaskan awal mula ketegangan .

Ia mengungkapkan bahwa saat negosiasi masih berlangsung, massa aksi dipukul menggunakan tongkat karet oleh aparat, kemudian polisi melepaskan gas air mata untuk membubarkan massa .

"Aparat melempar gas air mata, memukul dengan tongkat, lalu kemudian kami membalas dengan lemparan batu," katanya menggambarkan situasi saling serang yang terjadi di lokasi .

Setelah kericuhan mereda sementara, massa aksi kembali berkumpul dan berorasi di Perumnas II Waena dengan dikawal ketat oleh aparat keamanan .

Pantauan di lapangan pada pukul 09.56 WIT menunjukkan bahwa mahasiswa kembali melakukan aksi longmarch menuju Abepura dengan melewati kawasan Perumnas IV .

Sementara itu Kapolresta Jayapura Kombes Pol Frederickus W A Maclarimboen menolak memberikan keterangan pers terkait kerusuhan tersebut dengan alasan aksi masih berlangsung .

Situasi di sepanjang jalur longmarch masih tegang hingga berita ini diturunkan dengan aparat kepolisian terus memantau pergerakan massa dari kejauhan .(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung