Berita, Nasional

Ahok Ungkap Alasan Pecah Kongsi Dengan Jokowi Kritik Keras Putusan Mahkamah Konstitusi

Repelita.net

29 July 2026 00:09 WIB • 762 view

Ahok Ungkap Alasan Pecah Kongsi Dengan Jokowi Kritik Keras Putusan Mahkamah Konstitusi
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Perjalanan relasi politik dua tokoh nasional yang pernah memimpin ibu kota secara bersama-sama kini resmi mengambil jalur haluan yang berlawanan.

Titik balik keretakan hubungan erat tersebut bermula dari perbedaan prinsip mendasar menyusul dinamika kontestasi pemilihan presiden yang baru saja berlalu.

ADVERTISEMENT

Keputusan mundur dari kursi pimpinan perusahaan energi negara diambil demi menjaga integritas serta menyuarakan ketidaksepakatan secara terbuka.

Ada beberapa prinsip yang tidak bisa kita tolerir, kata Ahok dalam podcast Helmy Yahya Bicara di kanal YouTube milik Helmy Yahya yang dilihat redaksi, Selasa 28 Juli 2026.

Kritik pedas diarahkan langsung kepada produk hukum yudikatif yang dinilai memuluskan jalan bagi kerabat penguasa untuk ikut serta dalam bursa kepemimpinan.

Intervensi aturan batas usia minimal kontestan pemilu dipandang melampaui batas kewenangan lembaga legislatif yang seharusnya berwenang merevisi undang-undang.

MK bisa mengambil porsi legislatif.

Itu nggak bisa, kata Ahok.

Keterlibatan generasi muda dalam kancah pemerintahan sesungguhnya tidak pernah dipermasalahkan asalkan proses perubahan regulasi ditempuh melalui prosedur konstitusional yang sah.

Soal umur saya nggak masalah.

Anda mau ubah 15 tahun pun saya oke, kata Ahok.

Harusnya yang mengerjakan itu pemerintah dan DPR dengan merevisi UU.

Bukan MK memaksa menerapkan.

Itu merusak, kata Ahok.

Penyimpangan terhadap tatanan hukum dasar dikhawatirkan memicu hilangnya kepercayaan publik secara menyeluruh terhadap sistem penegakan keadilan di tanah air.

Maka seluruh hukum orang sudah nggak peduli, pungkas Ahok.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung