Berita, Nasional

Adi Prayitno Sentil Rocky Gerung Jadi Anggota Wantimpres Singgung Sikap Anti Kekuasaan Berubah Setelah Dapat Kursi

Repelita.net

06 October 2026 19:05 WIB • 103 view

Adi Prayitno Sentil Rocky Gerung Jadi Anggota Wantimpres Singgung Sikap Anti Kekuasaan Berubah Setelah Dapat Kursi
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Ketetapan akademisi Rocky Gerung atau yang akrab disapa RG untuk mengambil peran sebagai jajaran anggota Dewan Pertimbangan Presiden mengundang perhatian besar dari publik luas.

Sikap politik sang tokoh memicu perdebatan sengit lantaran dirinya selama ini dipandang konsisten memosisikan diri sebagai salah satu figur paling vokal dalam mengkritik birokrasi pemerintahan.

ADVERTISEMENT

Menyikapi fenomena pergeseran haluan politik tersebut, seorang pakar analis dinamika politik nasional bernama Adi Prayitno memberikan pandangan reflektif agar perilaku oposisi tidak berujung pada antipati mutlak.

Wejangan teoretis mengenai fleksibilitas relasi kekuasaan tersebut disampaikan secara terbuka oleh sang pengamat kepada khalayak pada hari Senin tanggal lima Oktober dua ribu dua puluh enam.

“Jangan anti kekuasaan. Karena ‘kita’ tak pernah tahu, jangan-jangan di suatu waktu, ‘kita’ akan jadi bagian di dalamnya,” ujar Adi Prayitno.

Menurut pandangan Direktur Parameter Politik Indonesia tersebut, keteguhan prinsip seseorang terhadap lingkaran elite pemegang otoritas negara sangat berpotensi mengalami metamorfosis seiring perubahan konjungturan serta posisi barunya.

Dirinya pun tidak menampik adanya kemungkinan bahwa resistensi komunal yang diperlihatkan oleh sebagian kelompok kritis selama ini sekadar dipicu oleh belum adanya kesempatan logistik kekuasaan yang diraih.

“Ator jangan-jangan, yang sekarang anti itu, karena belum dapat kekuasaan aja,” sambung Adi Prayitno menambahkan analisis sentilannya.

Kini sang filsuf telah resmi bertransformasi menjadi bagian integral dari jajaran Wantimpres setelah menyatakan kesediaannya menerima mandat tersebut dan melewati prosesi pelantikan sakral bersama barisan anggota legislatif lainnya.

Kehadiran sosok pengritik tajam tersebut di dalam lingkaran dalam pusat pengambilan keputusan strategis negara mengundang respons riuh, bahkan sampai memicu aksi kecaman masif dari masyarakat pengguna internet.

Publik di dunia maya beramai-ramai melayangkan sindiran tajam mengingat rekam jejak historis sang tokoh yang sebelumnya sangat aktif membedah kelemahan regulasi publik serta jalannya roda kepemimpinan nasional.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung