Berita, Nasional

Abraham Samad Bantah Minta Maaf ke Rismon, Sebut Tuduhan Bohong Besar

Repelita.net

06 May 2026 23:16 WIB • 893 view

Abraham Samad Bantah Minta Maaf ke Rismon, Sebut Tuduhan Bohong Besar
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2011-2015, Abraham Samad, buka suara usai dituding oleh ahli digital forensik Rismon Sianipar telah meminta maaf terkait polemik ijazah Presiden Joko Widodo.

Dalam program Rakyat Bersuara di iNews pada Selasa (5/5/2026), Abraham menyatakan bahwa pernyataan Rismon tersebut tidak berdasar dan merupakan kebohongan besar.

ADVERTISEMENT

"Kemarin itu ada Si Rismon sebut-sebut nama saya katanya minta maaf ya. Saya ingin klarifikasi bahwa apa yang disampaikan Rismon itu tidak berdasar, tidak benar, dan itu bohong besar," ujar Abraham dengan tegas.

Ia kemudian mempertanyakan relevansinya sebagai mantan pimpinan KPK untuk meminta maaf kepada Rismon Sianipar.

"Apa relevansinya saya meminta maaf kepada dia? Gak ada relevansinya," tutur Abraham menunjukkan ketidakpahamannya.

Abraham pun mengungkapkan rasa heran karena merasa tidak memiliki kesalahan apa pun terhadap diri Rismon.

"Salah saya apa dengan Rismon sehingga saya harus minta maaf. Anak kemarin gitu, tiba-tiba nyelonong bilang saya katanya minta maaf sama dia," ucap dia.

Abraham juga menyoroti pernyataan Rismon yang menyebut dirinya menyuruh pengacara kubu Roy Suryo, Ahmad Khozinudin dan Abdul Gafur Sangaji, untuk meminta maaf.

"Terus ditambahkan pula bahwa saya suruh-suruh Si AK dan Gafur. Memangnya AK dan Gafur itu anak kecil ya yang bisa disuruh-suruh?" tutur Abraham dengan nada sinis.

Ia menegaskan bahwa dalam berbicara di ruang publik harus menggunakan logika dan kewarasan berpikir.

"Jadi kalau kita ngomong itu harus pakai logika sedikit ya, kewarasan kita harus bisa berfungsi bukan sekadar omon-omon saja," ucap dia mengakhiri klarifikasinya.

Sebelumnya, Rismon Sianipar mengungkapkan bahwa Ahmad Khozinudin dan Abdul Gafur Sangaji telah meminta maaf kepadanya.

Menurut Rismon, keduanya meminta maaf karena telah diperintah oleh Abraham Samad untuk bersuara keras terkait tudingan ijazah Jokowi.

"Mereka berdua minta maaf sama saya ya, karena memang diperintah oleh AS ini," ucap Rismon dalam program yang sama pada Selasa (21/4/2026).

Ia mempertanyakan apakah gerakan yang dilakukan para advokat tersebut murni perjuangan atau ada intervensi dari luar.

"Di situlah makanya ya ada orkestrasi apa ini sampai advokat-advokat ini diorkestrasi dan diperintah-perintah tanpa mempertimbangkan konsultasi dulu ke klien," tutur Rismon.

"Mereka ber-statement keras ternyata ada yang me-remote. 'Minta maaf, Bang, karena diperintah Bang Abraham Samad. Minta maaf Bang karena diperintah Bang Abraham Samad.' Bang Abraham Samad juga minta maaf, 'Memang saya yang memerintah mereka dua di televisi. Gas terus'," imbuh Rismon menirukan pengakuan para advokat tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung