Berita, Internasional

Wapres AS Vance Pimpin Delegasi ke Pakistan untuk Negosiasi dengan Iran

Repelita.net

20 April 2026 15:59 WIB • 854 view

Wapres AS Vance Pimpin Delegasi ke Pakistan untuk Negosiasi dengan Iran
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, dilaporkan akan kembali memimpin delegasi Washington ke Islamabad, Pakistan, untuk menggelar pembicaraan strategis dengan pihak Iran.

Informasi ini disampaikan oleh ABC News dengan mengutip pernyataan resmi dari Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz.

ADVERTISEMENT

Langkah diplomasi ini muncul di tengah dinamika informasi yang sempat simpang siur dan membingungkan publik internasional.

Sebelumnya, laporan dari New York Post menyebutkan bahwa Vance tidak akan hadir dalam perundingan tersebut karena alasan yang tidak dijelaskan secara rinci.

Dalam wawancara yang dikutip oleh media itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa utusan Timur Tengah, Steve Witkoff, yang akan berangkat ke Pakistan.

Trump juga menyebut kemungkinan keterlibatan menantunya, Jared Kushner, dalam misi diplomatik yang sangat sensitif ini.

Di sisi lain, Trump menegaskan bahwa delegasi Amerika akan segera tiba di Islamabad untuk memulai negosiasi serius dengan Teheran.

Ia juga menuding Iran telah melanggar kesepakatan gencatan senjata melalui insiden penembakan yang terjadi di perairan Selat Hormuz.

“Iran memutuskan untuk menembakkan peluru kemarin di Selat Hormuz, sebuah pelanggaran total terhadap perjanjian gencatan senjata kita. Perwakilan saya akan berangkat ke Islamabad, Pakistan, Mereka akan berada di sana besok malam untuk melakukan negosiasi," ujar Trump dengan nada tegas.

Ia menegaskan bahwa Washington telah menawarkan kesepakatan yang dinilai sangat adil dan masuk akal kepada pihak Iran.

Namun, nada keras dan ancaman tetap mengemuka dari Gedung Putih jika proposal perdamaian itu ditolak oleh rezim Teheran.

“Kami menawarkan KESEPAKATAN yang sangat adil dan masuk akal, dan saya harap mereka menerimanya karena, jika tidak, Amerika Serikat akan menghancurkan setiap Pembangkit Listrik, dan setiap Jembatan, di Iran. TIDAK ADA LAGI PRIA BAIK HATI!” tegas Trump mengakhiri pernyataannya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung