Berita, Nasional

Wantimpres Rocky Gerung Sarankan Wapres Gibran Rakabuming Raka Mundur Demi Menjaga Stabilitas Politik Nasional

Repelita.net

08 October 2026 19:43 WIB • 155 view

Wantimpres Rocky Gerung Sarankan Wapres Gibran Rakabuming Raka Mundur Demi Menjaga Stabilitas Politik Nasional
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Dinamika ketatanegaraan di lingkaran kekuasaan tertinggi semakin menghangat seiring munculnya masukan strategis dari jajaran penasihat kepresidenan demi menjaga kondusivitas politik nasional. Langkah tersebut dinilai krusial demi meredam gejolak sengketa berkas administrasi pemilu yang terus bergulir di tengah elemen masyarakat sipil.

Pengamat politik sekaligus akademisi Rocky Gerung memaparkan analisis mendalam mengenai peta ketegangan pascaputusnya persidangan Mahkamah Konstitusi terkait keabsahan dokumen kelulusan luar negeri wakil presiden. Penjelasan komprehensif tersebut diuraikan oleh Rocky Gerung saat hadir dalam program interaktif di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored pada Kamis, delapan Oktober dua ribu dua puluh enam.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan pertimbangannya tensi penolakan publik di beberapa daerah dapat memicu eskalasi gelombang protes masa apabila tidak segera disikapi dengan bijak. Guna menghindari benturan meluas dirinya menyodorkan opsi pengunduran diri secara sukarela sebagai bentuk sikap kenegarawanan demi melindungi wibawa lembaga kepresidenan.

Terkait proposal penyelesaian masalah tersebut Rocky Gerung menegaskan, "Alangkah elegannya kalau Gibran mengundurkan diri secara psikologi untuk mencegah amuk massa dan mencegah Presiden dikait-kaitkan dengan pasangan yang ilegal". Pernyataan dari anggota Dewan Pertimbangan Presiden tersebut dirilis melalui penayangan digital pada Kamis, delapan Oktober dua ribu dua puluh enam.

Dirinya juga menepis tudingan miring perihal pudingnya nalar kritis kaum intelektual setelah memutuskan masuk ke dalam sistem birokrasi pemerintahan pusat. Komitmen moral untuk mengawal jalannya roda kekuasaan ditegaskan tetap berjalan secara independen tanpa intervensi protokol istana yang kaku.

Mengenai independensi serta fungsi pengawasan internal tersebut Rocky Gerung menegaskan, "Istana itu adalah sarang korupsi sejak dulu". Kalimat lugas tersebut dilontarkannya guna meyakinkan publik bahwa dirinya akan tetap menyajikan catatan metodologis serta etis secara jujur langsung di hadapan kepala negara.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung