Repelita Jakarta - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, secara mengejutkan menilai bahwa Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, telah melanggar HAM terkait pernyataannya yang mengkritisi hubungan antara Presiden Prabowo Subianto dan Kepala Sekretariat Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
Pernyataan kontroversial dari Pigai tersebut pertama kali dipublikasikan oleh media nasional tempo.co melalui akun X resmi mereka @tempodotco pada tanggal 4 Mei 2026 atau sekitar 23 jam yang lalu.
ADVERTISEMENT
Dalam unggahan yang langsung menjadi perbincangan hangat di jagat maya tersebut, Pigai secara tegas menyatakan niatnya untuk melawan pernyataan Amien Rais yang dinilainya telah melampaui batas-batas penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Sikap Pigai yang blak-blakan ini sontak mengundang gelombang cibiran dan sindiran pedas dari warganet yang sebagian besar justru mempertanyakan logika di balik tuduhan pelanggaran HAM tersebut.
Seorang pengguna dengan akun @faciilis menyoroti keanehan sikap Pigai dengan menuliskan sindiran tajam, "Ada kasus kereta tabrakan saya diam, ada kasus daycare bermasalah saya juga diam, tetapi disini soal prabowo-teddy saya sampaikan SAYA AKAN LAWAN!!!"
Akun @rizki_sapu89708 dengan nada humor melontarkan komentar, "Ko.. kalimat nya…kaya mukidi ketika pidato🤣🤣" yang merujuk pada gaya bicara figur tertentu di platform TikTok.
Kritikan lebih keras datang dari akun @Uli73512 yang menyebut Pigai sebagai, "Menteri sekaligus buzzer, tdk bisa membedakan mana yg melanggar HAM dan mana kebebasan berpendapat, dasar penjilat."
Seorang warganet dengan akun @newtscamm mengomentari dari sisi meme dan konten hiburan dengan menulis, "Jokes ini selalu lucu, originalnya sampai variasinya 🤣. Sayang di tiktok meme ini dibilang meme esempe."
Akun @AshariEriza bahkan ikut melontarkan parodi terhadap pernyataan resmi dengan gaya bahasa yang khas, "Demi harkat dan martabat negara, yang lain bisa diurus anak buah saya🤣."
Tanggapan singkat namun menggelitik disampaikan oleh akun @ybajaaa yang hanya menulis dua kata, "Pigai mode loyalis" yang mengindikasikan bahwa sikap menteri tersebut lebih didasari oleh kepatuhan kepada pimpinan ketimbang prinsip HAM itu sendiri.
Akun @everyoneha0 melontarkan ekspresi keheranan bercampur geli dengan komentar, "sialan ngakak banget" menunjukkan betapa kocaknya pernyataan Pigai tersebut di mata publik.
Beberapa warganet lainnya seperti @Haelyjae, @aksonvi, dan @menalime8 hanya memberikan respons singkat berupa tawa atau singkatan kata seperti "Wkwkwk" dan "Plisss" yang menggambarkan betapa absurdnya situasi yang terjadi.
Seorang pengguna dengan akun @avoidersaga bahkan hanya menulis satu kata "prioritas!!!!" yang menyiratkan bahwa seharusnya ada masalah HAM yang lebih mendesak untuk ditangani dibandingkan sekedar pernyataan kritik dari seorang tokoh politik senior.
Di tengah riuhnya cibiran warganet, akun @txtdrsigabut memberikan komentar meta dengan menulis, "Bacanya pake nada pria solo yang tampan dan pemberani itu 🥰" yang merujuk pada gaya membaca yang dramatis.
Akun @GameOfRuns_Game dan PatSnapEureka adalah akun promosi berbayar yang tidak terkait langsung dengan substansi perdebatan mengenai pernyataan kontroversial Pigai tersebut.
Sementara itu akun @lime atau menalime8 justru menuliskan "Hidup teddy hidup Jokowi" yang anehnya justru menggabungkan dua nama yang selama ini berada di kubu politik berseberangan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
JUST IN: Pigai nilai Amien Rais melanggar HAM terkait pernyataan soal Prabowo-Teddy
— tempo.co (@tempodotco) May 4, 2026
Menteri sekaligus buzzer, tdk bisa membedakan mana yg melanggar HAM dan mana kebebasan berpendapat, dasar penjilat.
— Asif Yuliyati (@Uli73512) May 5, 2026