Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Warga Gaza Ukir Nama Lamine Yamal di Pasir Pantai sebagai Bentuk Apresiasi

Repelita.net

14 May 2026 15:23 WIB • 714 view

[VIRAL] Warga Gaza Ukir Nama Lamine Yamal di Pasir Pantai sebagai Bentuk Apresiasi
Foto: Istimewa

Repelita Gaza - Warga Palestina di sepanjang pesisir pantai menunjukkan cara unik untuk menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi terdalam mereka kepada bintang sepak bola muda Lamine Yamal.

Melalui sebuah dokumentasi visual yang beredar luas, masyarakat setempat mengukir nama sang pemain di atas hamparan pasir putih pantai dengan formasi tulisan tiga dimensi yang sangat rapi dan presisi.

ADVERTISEMENT

Sebuah bendera kebangsaan Palestina juga tampak dikibarkan dengan gagah tepat di samping ukiran nama tersebut sebagai simbol persaudaraan dan kebebasan bagi setiap jiwa merdeka di dunia.

Aksi simpatik di tengah situasi konflik yang diunggah ulang oleh akun @molotov142832 ini seketika memicu sorotan tajam serta kontroversi dari sejumlah pengguna platform digital global.

Sebuah komentar miring bernada sinis dilayangkan oleh salah satu akun kritikus barat bernama @lalehky yang mempertanyakan kondisi riil penderitaan warga di wilayah pesisir tersebut.

Melalui unggahan terbarunya, akun asing itu menyentil aktivitas warga lokal secara tendensius dengan menuliskan “So they are suffering from starvation and famine in a way that they have all the energy to make this. You are showing your contradictions very well!”.

Sentimen negatif bernada tuduhan dan propaganda perang juga disuarakan secara provokatif oleh pengguna media sosial barat lainnya melalui akun @Elefants_RuLEz pada 13 Mei 2026.

Pengguna tersebut melontarkan narasi keras bernada pembenaran atas aksi militer sepihak dengan menuliskan kalimat berupa “All i see are terrorists with machine guns in gaza... no famin , no hunger So what is the problem? You want us to carpet bomb them???? We pay millions for perscision rockets And we lose soldiers every day, just so we dont carpet bomb them! And we are doing it for 3 years now!”.

Kendati mendapat serangan opini dari kelompok pro-militer, dukungan moral dari publik internasional terhadap kreativitas dan daya juang warga sipil di pesisir ini terus mengalir deras sebagai bentuk perlawanan terhadap blokade informasi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung