Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Video yang Mengklaim Membongkar Data Skripsi Jokowi Beredar, Bagaimana Tanggapan UGM?

Repelita.net

17 October 2026 20:47 WIB • 120 view

[VIRAL] Video yang Mengklaim Membongkar Data Skripsi Jokowi Beredar, Bagaimana Tanggapan UGM?
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Temuan forensik digital dari sistem basis data akademik dilaporkan berhasil membongkar anomali krusial mengenai legalitas berkas kelulusan masa lalu milik mantan kepala negara Indonesia.

ADVERTISEMENT

Sistem pelacakan riwayat dokumen kelulusan tersebut mendeteksi adanya ketidakselarasan antara tanggal dikukuhkannya gelar sarjana resmi dengan waktu penginputan berkas tulisan ilmiah ke sistem siber.

Jalannya proses pembongkaran data meta kelulusan tingkat tinggi tersebut disiarkan secara meluas oleh kanal YouTube Rekam Jejak pada hari Sabtu, 17 Oktober 2026.

"eh ETD-nya repository OGM jadi ETD ini adalah eh electronic tesis and disertation ya kemudian eh dari ETD ini kita akan fokus masuk ke dalam ee skripsinya Jokowi ya" kata narator dari kanal YouTube Rekam Jejak mengawali penelusurannya.

Pihak penilik membeberkan bukti siber dari berkas bertajuk studi tentang pola konsumsi yang diklaim milik Joko Widodo baru dimasukkan ke sistem internet pada tanggal 12 Februari 2019.

"ternyata dibuatnya tahun 2018 bulan Februari tanggal 19 ya kalau tadi di-upload-nya tahun 2019" urai narator membedah rincian properti dokumen digital tersebut menggunakan perangkat pembaca PDF.

Langkah digitalisasi kilat yang dilakukan pihak Universitas Gadjah Mada tersebut diduga kuat berkaitan erat dengan momentum munculnya buku kritik investigatif bertajuk Jokowi Undercover pada tahun 2016.

"konon katanya ijazah Jokowi dibuat tahun 1985 tapi anehnya skripsi baru dibuat tahun 2018 kemudian di-upload tahun 2019 lalu diedit pada tahun 2025 oleh akun yang berbeda" lanjut narator memaparkan kronologi kejanggalan.

Kejanggalan penulisan materi ilmiah tersebut kian mengemuka seiring digunakannya karakter huruf Times New Roman yang secara historis dikonfirmasi baru dirilis publik luas setelah kurun waktu tahun 1985.

Masyarakat berharap otoritas universitas terkait bersedia menunjukkan fisik dokumen asli lengkap dengan lembar pengesahan tanda tangan penguji guna menghalau keraguan sosial yang telanjur menyebar luas.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung