Berita, Internasional

[VIRAL] Video Prajurit Korut Minta Selfie Ke Istri Kim Jong Un Dipastikan Hoaks Rekayasa Digital

Repelita.net

12 August 2026 23:24 WIB • 541 view

[VIRAL]  Video Prajurit Korut Minta Selfie Ke Istri Kim Jong Un Dipastikan Hoaks Rekayasa Digital
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Unggahan tayangan visual yang menyebar cepat di jagat maya sejak awal Agustus 2026 memperlihatkan sosok pria berseragam militer mendekati perempuan yang disebut-sebut sebagai Ri Sol-ju.

Pria dalam rekaman itu tampak meminta swafoto menggunakan telepon genggam saat pimpinan tertinggi Korea Utara Kim Jong-un berada di area yang dekat.

ADVERTISEMENT

Aksi tersebut memicu beragam reaksi penasaran di kalangan pengguna internet yang mempertanyakan nasib sang prajurit pasca kejadian.

Sejumlah netizen memberikan beragam tanggapan spekulatif terkait nasib pria dalam rekaman tersebut.

"Apakah tentara itu masih baik-baik saja sekarang?" kata netizen.

Rangkaian investigasi dan verifikasi faktual dari media independen memastikan bahwa narasi yang beredar luas tersebut sepenuhnya tidak benar.

Hasil pemindaian teknis mengindikasikan bahwa tayangan tersebut merupakan produk rekayasa kecerdasan buatan atau hasil manipulasi digital semata.

Penelusuran detail memperlihatkan kejanggalan visual berupa perubahan bentuk objek benda di genggaman sang wanita dari sapu tangan menjadi telepon pintar secara tiba-tiba.

Sosok wanita yang ditampilkan dalam klip fiktif tersebut juga dipastikan bukan merupakan sosok asli dari istri pimpinan Korea Utara.

Hingga saat ini tidak pernah ada laporan resmi atau pemberitaan dari lembaga pers tepercaya yang membenarkan adanya insiden nekat tersebut.

Sistem pengamanan serta pengawalan terhadap keluarga inti pejabat tertinggi di negara terisolasi itu diterapkan dengan protokol super ketat.

Prosedur pengamanan yang sangat berlapis menutup rapat peluang bagi personel biasa untuk dapat menerobos barikade demi mengambil foto pribadi secara acak.

Lantaran peristiwa penerebosan tersebut tidak pernah terjadi di dunia nyata maka tuduhan mengenai penangkapan atau eksekusi terhadap prajurit itu dipastikan murni isapan jempol.

Dugaan liar warga net mengenai sanksi berat hingga pengasingan ke kamp kerja paksa hanya berdiri di atas asumsi serta stereotip mengenai rezim Pyongyang.

Rekaman tersebut murni dibuat sebagai konten viral yang mengeksploitasi rasa penasaran publik global terhadap kehidupan tertutup para elite politik di sana. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung