Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Unggahan Jejak Digital Lama Presiden Soal Kalimat Merampok Rumah Kebakaran Memicu Perdebatan Sengit Netizen Di Media Sosial

Repelita.net

23 October 2026 23:06 WIB • 106 view

[VIRAL] Unggahan Jejak Digital Lama Presiden Soal Kalimat Merampok Rumah Kebakaran Memicu Perdebatan Sengit Netizen Di Media Sosial
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Ruang percakapan publik di jagat maya belakangan ini kembali digegerkan oleh kemunculan potongan ulasan lama terkait pernyataan kontroversial di masa lalu.

ADVERTISEMENT

Sorotan tajam warganet mengarah pada beredarnya sebuah kutipan yang diklaim sebagai jejak digital lama dari sang pemimpin tertinggi kepemimpinan nasional saat ini.

Informasi seputar perdebatan pernyataan masa lalu tersebut sebelumnya disebarluaskan oleh salah satu akun media sosial berbasis teks di lini masa lokal.

Unggahan bermuatan narasi kritik politik luar jaringan tersebut pertama kali dipublikasikan oleh nama akun @joanramadani_ pada hari Jumat tanggal 23 Oktober 2026.

Pihak pengunggah secara terbuka mempertanyakan keheningan dari barisan pembela pemerintah di saat potongan kalimat yang sensitif tersebut kembali mencuat ke permukaan.

Pemilik akun menyayangkan tidak adanya langkah klarifikasi formal dari pihak pendukung guna meluruskan substansi teks agar tidak memicu miskomunikasi yang meluas di masyarakat.

"Jejak digital Bapak Presiden ini pernah bilang “kalau perlu kau rampok rumah tetanggamu yang sedang kesusahan” “Rampok lah rumah yang sedang terbakar” Ini para buzzer dan pembela nya gak ada yang mau cebokin atau bersih2 statement presiden yang ini biar gak terjadi salah paham??" tulis akun tersebut.

Rentetan kalimat bermuatan ulasan sejarah dari akun tersebut seketika membanjiri lini masa serta memancing atensi yang sangat masif dari pengguna internet.

Para pengguna internet terpantau berbondong-bondong meluncurkan beragam respons tertulis persis di bawah kolom komentar akun @joanramadani_ pada Jumat, 23 Oktober 2026.

"Makanya di bikin gerakan yang bikin susah mertuanya. Lalu mertuanya marah dan minta dipecat? Lalu mencabut kewarganegaraannya?" tulis akun @buchroni7 menyematkan respons spekulatifnya di kolom komentar.

"Ternyata udah bandit sejak dulu" tulis akun @kris3rez ikut memberikan bentuk penilaian personal atas rekam jejak tokoh yang sedang dibahas.

"Berarti '98 Pelakunya nih." tulis akun @bam2797bang menyangkutpautkan potongan draf kalimat masa lalu tersebut dengan peristiwa kelam sejarah reformasi nasional.

"Orang lagi kena musibah malah dirampok gimana sih wo 😭" tulis akun @irena.azahra menutup rangkaian komentar miring para netizen di media sosial.

Divergensi respons emosional dari masyarakat digital ini kian mempertegas pentingnya keterbukaan komunikasi publik dari pihak otoritas guna meredam potensi distorsi informasi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung