Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Tolak Penutupan Usaha Pemilik Karaoke di Demak Sebut Neraka Sepi Jika Semua Orang Baik

Repelita.net

05 October 2026 12:55 WIB • 63 view

[VIRAL] Tolak Penutupan Usaha Pemilik Karaoke di Demak Sebut Neraka Sepi Jika Semua Orang Baik
Foto: Istimewa

Pemilik Karaoke di Demak Tolak Penutupan Tempat Usaha dengan Alasan Unik

Repelita Jakarta - Seorang pengusaha tempat hiburan malam di wilayah Demak menyatakan keberatan atas rencana kebijakan pemerintah setempat yang akan menutup lokasi usahanya.

ADVERTISEMENT

Penolakan tersebut disampaikan dengan sebuah perumpamaan unik yang menyatakan bahwa apabila seluruh manusia berbuat kebaikan maka tempat penyiksaan di akhirat akan menjadi kosong.

Pernyataan kontroversial dari pengusaha tersebut menjadi perhatian masyarakat di tengah berjalannya rencana program penertiban tempat hiburan karaoke oleh jajaran pemerintah daerah setempat.

Informasi mengenai reaksi penolakan dari pelaku usaha hiburan malam tersebut disebarkan melalui jagat maya oleh akun @nangganal.id pada 5 Oktober 2026.

Melalui unggahan tertulisnya pemilik akun tersebut menjelaskan tentang adanya fenomena protes yang dilakukan pengusaha hiburan di wilayah Jawa Tengah itu.

Akun @nangganal.id menulis narasi lengkap yaitu "Pemilik karaoke di Demak menolak rencana penutupan usahanya. Ia menyampaikan alasan tersebut dengan mengibaratkan bahwa jika semua orang menjadi baik, maka “neraka akan sepi”. Pernyataan itu pun menjadi sorotan di tengah rencana penertiban usaha karaoke di wilayah tersebut." di halaman media sosial.

Sejumlah warga net di platform digital segera membanjiri kolom komentar untuk memberikan respons beraneka ragam terhadap pernyataan sang pemilik tempat hiburan.

Akun @rappertraveler meninggalkan komentar singkat pada kolom interaksi digital dengan menulis pesan yaitu "orang dalem nih..info A1 gaes..".

Komentar lainnya juga datang dari pengguna lain yang menyinggung kejadian penyalahgunaan minuman keras di lokasi kegiatan keagamaan pada waktu sebelumnya.

Akun @jagauratauras menuliskan kalimat sindiran tajam persis berupa "Jualan miras aja di acara pengajian Pak, kayak yg kapan itu habis pengajian malah ngoplos miras" di kolom tanggapan.

Ada pula pengguna media sosial yang justru mempertanyakan waktu pembuatan rekaman video protes tersebut karena kualitas gambar yang terlihat kurang jelas.

Tanggapan mengenai kejelasan video itu disampaikan oleh akun @nahar_gostu dengan menulis ulasan berbahasa daerah yaitu "Iki tahun pira diunggah maneh. Nganti videone burem.".

Kecaman keras dalam bentuk penilaian moral terhadap tindakan pengusaha tersebut juga dilontarkan oleh salah satu warga net lainnya.

Akun @ridonnysaut memberikan ulasan tertulis dengan format penilaian ekspresi yaitu "TUA-TUA KELADI ( X ) TUA-TUA KEPARAT ( ✓ )" pada kolom komentar.

Di sisi lain terdapat pula seorang pengguna internet yang menyatakan kesepakatan singkat terhadap argumentasi unik yang dikeluarkan pemilik usaha karaoke tersebut.

Pernyataan persetujuan yang sangat pendek itu dikirimkan secara tertulis oleh akun @evfrazzz dengan isi ulasan berupa "Bener jg!".

Tanggapan penutup datang dari warga net yang merasa heran serta menganggap argumen mengenai kondisi akhirat tersebut sebagai bentuk kesombongan dari sang pengusaha.

Kritik penutup tersebut disampaikan oleh akun @hasil_kukusan yang menulis kalimat keheranan secara utuh yaitu "Neraka sepi? Sombong amat!!!!" di akhir diskusi internet.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung