Repelita Jakarta - Seorang tokoh politik Malaysia menyampaikan pandangan tegas terkait isu kabut asap lintas batas yang kerap memicu ketegangan antarnegara.
Informasi tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @syedsaddiq pada 21 Oktober 2026.
ADVERTISEMENT
Dalam unggahannya, Syed Saddiq menegaskan bahwa persoalan ini bukan soal Malaysia melawan Indonesia.
Ia menyatakan bahwa ini adalah urusan rakyat yang menginginkan udara bersih melawan pihak yang mengotorinya.
Ketika hutan dibakar demi keuntungan, anak-anak Malaysia mengalami sesak napas.
Anak-anak Indonesia pun mengalami sesak napas yang sama.
Keuntungan masuk ke rekening perusahaan sementara asap masuk ke paru-paru rakyat.
Menurutnya, rasa sesak napas terasa sama menyakitkan tanpa memandang bendera negara.
Ia menekankan agar tidak memilih berdasarkan bendera ketika menangani pelaku.
Perusahaan Malaysia, Indonesia, atau Singapura yang terbukti membakar hutan demi keuntungan cepat harus ditindak.
Bendera bukan izin untuk merusak alam.
Perusahaan-perusahaan tersebut beroperasi di wilayah Indonesia sehingga tunduk pada hukum Indonesia.
Di parlemennya sendiri, ia telah mendorong tindakan terhadap perusahaan Malaysia yang terlibat.
Ia mengingatkan agar laporan Greenpeace tidak dikutip secara sepotong-sepotong.
Laporan itu mencatat 19 titik sumber asap di kawasan konsesi satu perusahaan, namun terdapat 6.811 titik lainnya.
Fokus hanya pada sebagian kecil kontributor dianggap tidak adil.
Ia menekankan bahwa ini bukan pertarungan antarnegara, melainkan rakyat yang menginginkan udara bersih melawan pihak yang mengotorinya.
Malaysia telah menawarkan bantuan berupa tiga helikopter, namun prosesnya menghadapi sejumlah kendala.
Menurutnya, kepedulian tidak boleh membeda-bedakan warna kulit, agama, atau kewarganegaraan.
Anak Malaysia sesak napas dan anak Indonesia juga sesak napas.
Jangan membela pelaku pembakaran hanya karena bendera mereka.
Yang harus dibela adalah rakyat demi kehidupan mereka.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
@syedsaddiq Ini bukan Malaysia lawan Indonesia. Ini rakyat yang mahukan udara bersih melawan pihak yang mengotorkannya. Bila hutan dibakar untuk keuntungan: Anak Malaysia sesak nafas. Anak Indonesia pun sesak nafas. Untung masuk akaun syarikat. Asap masuk paru-paru rakyat.
♬ original sound - Syed Saddiq