Repelita Jakarta - Gelombang polemik menyangkut penurunan simbol negara kembali mencuat dan menjadi sorotan tajam di ruang publik belakangan ini.
Melalui unggahan terbarunya, akun @tommybr_jipro pada Minggu, 11 Oktober 2026, menyebarluaskan pandangan kritis mengenai tindakan salah satu oknum wakil rakyat di daerah.
ADVERTISEMENT
Pernyataan tersebut menyoroti sikap abai terhadap regulasi resmi yang mengatur tentang tata cara penghormatan terhadap pimpinan pemerintahan tertinggi nasional.
"Syahganda Nainggolan sindir anggota DPRD yang turunkan foto wapres Gibran " tindakan kurang baik, harusnya dia faham aturan"!" tulis akun @tommybr_jipro dalam postingan medianya pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Langkah penurunan atribut resmi tersebut segera memancing perdebatan sengit dan membelah opini masyarakat di dalam kolom ulasan publik.
"Jelas Berani dan yang Terdidik Cerdas dan yg ga Jelas asal usulnya" sahut akun @taufik.ermanto memberikan dukungannya pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Di sisi lain, muncul pula komentar miring dari netizen yang menyoroti pergeseran arah dukungan politik sang tokoh nasional saat ini.
"Syahganda Nainggolan udah jadi termul sekarang selamat ya Nainggolan udah jadi pejabat hidup kaya raya ngga lagi melarat ikut Anies 😂😂😂" tuding akun @m.alabun pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Sentimen negatif warganet tampak semakin menguat dengan munculnya penolakan terbuka terhadap keberadaan gambar sang wakil presiden di ruang kerja instansi pemerintah.
"Apa juga baiknya memasang foto Gibran FUFUFAFA..??!! Cuma bikin muak jadi tidak selera makan" ketik akun @koerdisalam meluapkan kekesalannya pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Rangkaian polemik digital ini ditutup oleh pernyataan keras netizen lain yang menegaskan rasa ketidaksukaannya terhadap figur anak mantan presiden tersebut.
"Muak dan bisa muntah lihat mukanya si Girban emang" pungkas akun @c.f.sidjabat5 mengakhiri kompilasi tanggapan masyarakat pada Minggu, 11 Oktober 2026.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads