Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Survei Celios Sebut 67 Persen Responden Stres Akibat Gaya Komunikasi Publik Presiden Prabowo

Repelita.net

13 October 2026 12:23 WIB • 142 view

[VIRAL] Survei Celios Sebut 67 Persen Responden Stres Akibat Gaya Komunikasi Publik Presiden Prabowo
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Beban mental yang dirasakan oleh elemen masyarakat dalam kehidupan bernegara disinyalir tidak lagi sekadar bersumber dari faktor lonjakan harga komoditas pangan pokok saja.

ADVERTISEMENT

Faktor eksternal lain berupa karakter dan pola pendekatan kepemimpinan seorang kepala pemerintahan kini ikut dituding menjadi stimulus kecemasan baru bagi publik.

Berdasarkan hasil studi terbaru, terdapat kecenderungan bahwa tata cara interaksi publik dari pimpinan nasional memicu tingkat ketegangan psikologis tertentu bagi sebagian warga.

Bentuk akumulasi dari kebijakan penarikan upeti negara, inflasi barang kebutuhan harian, serta pola penyampaian pesan politik dinilai menjadi pemicu utama rasa frustrasi.

Keterangan tertulis mengenai hasil jajak pendapat terkait tingkat kecemasan publik ini disebarluaskan oleh akun @lensight.id pada tanggal 13 Oktober 2026.

Narasi awal dalam lembar informasi platform digital tersebut menyatakan, "Tekanan psikologis masyarakat ternyata tak hanya dipicu oleh mahalnya harga bahan pokok, tetapi juga oleh gaya kepemimpinan. Temuan Celios menunjukkan 67% responden menyatakan stres terhadap perilaku Presiden Prabowo di panggung publik. Kombinasi antara tekanan pajak, inflasi kebutuhan harian, dan komunikasi politik dinilai memicu rasa frustrasi publik."

Pihak pengelola halaman jejaring sosial tersebut kemudian memberikan penjelasan tambahan mengenai batasan metodologi pengumpulan data yang telah dilaksanakan.

Melalui kiriman lanjutan, akun tersebut menerangkan, "Persentase ini tidak dapat serta-merta mengklaim mewakili seluruh populasi Indonesia karena sifat survei daring, data ini menjadi otokritik tajam bagi jajaran eksekutif untuk segera membenahi kinerja."

Unggahan hasil studi lembaga riset ekonomi tersebut langsung memancing beragam reaksi interaktif serta perdebatan argumen dari para pengguna internet.

Sebuah pertanyaan kritis mengenai klasifikasi dari arah kebijakan tata kelola negara dilontarkan secara ketus oleh akun @err_oneotwo.

Warganet tersebut menyampaikan keberatannya di kolom komentar dengan menulis, "Kebijakan ?? Lebih ke kebodohan nggak sih ?"

Pandangan berlawanan yang membela status capaian makro ekonomi nasional disampaikan oleh akun @bgd_zuheldi selaku penyeimbang opini.

Warga digital tersebut memaparkan argumen pembanding lewat tulisan, "Ekonomi Indonesia saat ini cukup baik, pada peringkat 44 dunia, belum sampai peringkat 100"

Keluhan personal mengenai kondisi kesehatan mental yang mulai terganggu akibat situasi sosial diungkapkan oleh akun @iamyunid.

Dirinya mencurahkan isi hati sekaligus menyelipkan pesan promosi jasa komersial miliknya dengan mengetik, "udah aga gila si ini , yg mau Buat logo perusahaan , plakat , pylon ,huruf timbul (akrilic,kuningan,tembaga ,plat) neon box , yuk bisa banget akses website kita biar mimin gak gila2 amat ga ada kerjaan nehhh🥳🥳 Hendri in Bekasi huruftimbul.com.free Hendri in Bekasi"(*)

Editor: 91224 R-ID Elok










View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung