Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Roy Suryo Apresiasi Topi Merah yang Koreksi Watermark Palsu UGM

Repelita.net

23 April 2026 14:26 WIB • 1,055 view

[VIRAL] Roy Suryo Apresiasi Topi Merah yang Koreksi Watermark Palsu UGM
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Roy Suryo akhirnya buka suara menanggapi analisis viral dari seorang peneliti muda yang dikenal dengan sebutan Topi Merah terkait kejanggalan watermark dokumen Universitas Gadjah Mada.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh mantan Menpora itu menyusul ramainya pembahasan di media sosial mengenai temuan kesalahan fatal pada tulisan "Universitas Gadhaj Adam" yang diduga muncul dalam materi presentasi Rismon Hasiholan Sianipar.

ADVERTISEMENT

Roy Suryo mengaku telah mencermati secara saksama apa yang disampaikan oleh Topi Merah dalam unggahan yang beredar luas tersebut.

Menurut Roy, analisis yang disampaikan oleh peneliti muda itu perlu mendapatkan perhatian serius karena menyangkut nama baik almamater Universitas Gadjah Mada.

"Saya sangat menghormati setiap pendapat yang disampaikan oleh siapapun termasuk Topi Merah. Ini penting untuk kita kaji bersama," ujar Roy Suryo dalam keterangannya.

Roy juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan atau mengarahkan Rismon Sianipar untuk menampilkan materi yang dipertanyakan keasliannya tersebut.

Ia justru berterima kasih kepada Topi Merah yang telah mengoreksi adanya potensi kekeliruan dalam dokumen yang dipresentasikan oleh rekan sejawatnya itu.

"Ini justru baik, karena publik jadi tahu bahwa ada yang perlu diluruskan. Saya apresiasi ketelitian Topi Merah," kata Roy Suryo menambahkan.

Roy pun mengimbau semua pihak agar tidak terburu-buru menyimpulkan tanpa melihat konteks secara utuh dari apa yang sebenarnya terjadi di acara tersebut.

"Jangan sampai kita termakan hoax. Saya justru bersyukur ada yang mengingatkan. Itu namanya demokrasi," tegas Roy di akhir pernyataannya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung