Repelita [Jakarta] - Paris Saint-Germain resmi menahbiskan diri sebagai kampiun Liga Champions musim 2026 setelah menundukkan Arsenal dalam partai final di Puskás Aréna, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5/2026) malam WIB.
Laga puncak yang berlangsung sengit tersebut harus dituntaskan melalui drama adu penalti yang berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan wakil Prancis tersebut.
ADVERTISEMENT
Keberhasilan mempertahankan gelar juara Eropa ini mencatatkan sejarah baru bagi anak asuh Luis Enrique, menyamai pencapaian Real Madrid sebagai tim kedua di era Liga Champions yang mampu melakukan back-to-back gelar.
Di balik gegap gempita perayaan kemenangan, jagat media sosial justru diramaikan oleh diskusi mengenai kejanggalan dalam siaran langsung prosesi penyerahan trofi.
Muncul sebuah teori di kalangan warganet yang menduga bahwa kamera siaran televisi sengaja mengalihkan fokus setiap kali terdapat pemain asal Asia yang akan mengangkat trofi.
Kecurigaan tersebut mencuat saat gelandang asal Korea Selatan, Lee Kang-in, hendak melakukan prosesi mencium trofi Liga Champions.
Belum sempat pemain tersebut mengangkat trofi ke udara, siaran langsung dilaporkan secara tiba-tiba mengganti tampilan layar ke sudut pandang lain.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
The camera changing at the moment Kang-in was about to receive the medal...that theory is actually true.https://t.co/wtN1nTz4Bw
— Mari⁷ | ❀༉ (@mari_mavi5) May 30, 2026