Repelita [Jakarta] - Pidato penting Kepala Negara Prabowo Subianto yang menyoroti ambisi kepemilikan senjata nuklir di kawasan Timur Tengah mendadak menuai kontroversi besar.
Rekaman pengarahan tersebut mendadak menjadi perbincangan hangat setelah bagian penting dari tayangan video resmi itu mengalami penyensoran serta pergantian tayangan.
ADVERTISEMENT
Dalam pemaparan di hadapan para pelaku usaha nasional di Istana Negara sang pemimpin sempat membahas langkah negara Teluk yang mengikuti jejak Iran.
Dikatakan bahwa Iran sudah punya senjata nuklir.
Sekarang Saudi Arabia ingin juga punya katanya saat memberikan keterangan pada Jumat 31 Juli 2026.
Situasi tersebut kian memancing tanda tanya publik ketika sambungan audio dalam rekaman siaran langsung itu mendadak disensor secara misterius.
Warganet langsung berspekulasi liar menduga bahwa bagian yang disembunyikan tersebut berkaitan dengan pernyataan strategis mengenai posisi pertahanan negara.
Ketidakutan publik semakin bertambah setelah rekaman video lengkap dari acara kenegaraan itu secara tiba-tiba lenyap dari platform penyiaran digital.
Hilangnya berkas tayangan tersebut memicu berbagai asumsi liar di tengah masyarakat yang menduga adanya tekanan politik di balik penghapusan konten.
Pemerintah pusat hingga saat ini masih belum memberikan keterangan resmi untuk meredam polemik sensor video pidato kenegaraan tersebut.
Berbagai tanggapan dari warganet terus memadati lini massa media sosial guna membahas potongan klip kontroversial yang beredar luas.
Sebagian masyarakat dunia maya lantas mengimbau sesama warganet agar tidak langsung percaya pada potongan video singkat sebelum melihat keseluruhan data.
Sebaiknya lihat dulu rekaman utuhnya.
Jangan sampai potongan klip membuat kita menarik kesimpulan keliru ungkap netizen di X https://x.com/IRGC_NEWSs.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
MOMEN SIARAN LIVE PIDATO-NYA DICUT!!!
— Ardianto Satriawan (@ardisatriawan) July 31, 2026
Dikatakan bahwa Iran sudah punya senjata nuklir
Sekarang Saudi Arabia ingin juga punya senjata nuklir
Kalau Saudi Arabia ingin punya senjata nuklir, tidak menutup kemungkinan Emirates juga mau senjata nuklir.
Qatar juga mau punya senjata… pic.twitter.com/Hj0XYkbife