Berita, Nasional

[VIRAL] Permintaan Maaf MPR RI Terkait LCC Kalbar Banjir Hujatan Netizen Akibat Juri Dinilai Arogan

Repelita.net

12 May 2026 22:41 WIB • 960 view

[VIRAL] Permintaan Maaf MPR RI Terkait LCC Kalbar Banjir Hujatan Netizen Akibat Juri Dinilai Arogan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sekretariat Jenderal MPR RI secara resmi melontarkan pernyataan klarifikasi serta permohonan maaf secara tertulis terkait kemelut dalam ajang Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026 tingkat Kalimantan Barat yang kini sedang menuai gelombang kritik masif dari masyarakat luas di tanah air.

Melalui kanal Instagram resmi miliknya di @mprgoid pada hari Selasa, 12 Mei 2026, lembaga tinggi negara tersebut mencoba meredam suasana panas dengan menuliskan bahwa Sekretariat Jenderal MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dalam penyelenggaraan LCC Empat Pilar di Kalimantan Barat.

ADVERTISEMENT

Namun, upaya permohonan maaf secara tertulis tersebut justru memicu kemarahan publik yang jauh lebih besar di mana puluhan ribu komentar bernada pedas segera membanjiri unggahan tersebut karena dinilai tidak menyentuh akar permasalahan ketidakadilan yang menimpa para siswa berprestasi.

Masyarakat Indonesia masih merasa sangat geram setelah menyaksikan potongan rekaman video yang memperlihatkan dewan juri memberikan poin negatif kepada peserta dari SMAN 1 Pontianak meskipun jawaban yang diberikan benar, sementara tim pesaing dengan jawaban identik justru mendapatkan poin penuh.

Argumen pihak penilai yang berlindung di balik alasan teknis mengenai kejelasan pengucapan kata dianggap sebagai bentuk kesombongan otoritas yang mencederai nilai-nilai sportivitas dalam sebuah kompetisi akademik nasional yang seharusnya menjunjung tinggi kejujuran bagi para generasi muda Indonesia.

Sorotan tajam publik tertuju langsung pada sosok Indri Wahyuni selaku juri yang merangkap jabatan Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI, serta Shindy Lutfiana yang bertugas sebagai pembawa acara dalam babak final lomba yang penuh dengan kontroversi tersebut.

Di tengah protes keras dari para peserta, Indri Wahyuni tetap pada pendiriannya bahwa ketepatan dalam penyampaian lisan adalah faktor krusial untuk menganulir jawaban siswa yang sebenarnya sudah secara substansi sangat tepat sesuai dengan materi perlombaan yang ditanyakan oleh pihak juri.

Penggunaan istilah tersebut kini berubah menjadi bahan olok-olok di dunia maya, salah satunya datang dari akun media sosial instagram.com pada 12 Mei 2026 yang menuliskan sebuah sindiran satire dengan kalimat berbunyi Artikulasi= Arti Kekuatan Uang dan Relasi.

Kritik keras juga dilontarkan oleh akun instagram.com_ yang menuntut adanya pertanggungjawaban secara langsung dari pihak juri dengan memberikan komentar pedas yang meminta agar juri tersebut memberikan klarifikasi dengan artikulasi yang sangat jelas kepada publik.

Selain dari pihak juri, desakan agar penyelenggara menghadirkan para petugas lomba secara terbuka disampaikan akun instagram.com yang mempertanyakan keefektifan permohonan maaf tertulis dan menuntut permintaan maaf secara langsung melalui video kepada para peserta yang bersangkutan di hadapan publik.

Tidak sedikit warga internet yang secara terang-terangan menuntut langkah mundur dari pejabat terkait, seperti yang dituliskan oleh akun instagram.com melalui sebuah pesan singkat yang menyatakan bahwa Indri Wahyuni sangat ditunggu klarifikasi serta pengunduran dirinya dari jabatan tersebut.

Kegelisahan publik juga mencakup dampak psikologis bagi para peserta didik yang mentalnya dianggap jatuh di atas panggung, sebagaimana disampaikan akun instagram.com yang menegaskan bahwa permintaan maaf saja tidak cukup untuk memperbaiki mental para siswa yang telah dijatuhkan tersebut.

Hingga saat ini, Shindy Lutfiana selaku pembawa acara perlombaan tersebut telah merilis pernyataan maaf pribadinya melalui media sosial karena menyadari ketidakpatutannya dalam merespons keberatan siswa dengan kalimat yang dianggap mengabaikan perasaan para peserta lomba di panggung final.

Dalam unggahannya pada Selasa, 12 Mei 2026, Shindy menyatakan penyesalannya dengan berujar, "Dengan segala kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas semua ucapan saya, terutama yaitu 'mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja' yang seharusnya tidak patut saya sampaikan dalam kapasitas saya sebagai MC pada kegiatan tersebut."(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung