Repelita [Jakarta] - Keputusan pengacara kenamaan Hotman Paris Hutapea untuk menjadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dalam kasus korupsi memicu reaksi keras.
Bukan dari pihak luar, kecaman justru datang dari putranya sendiri, Frank Alexander Hutapea, yang secara terbuka mengaku kecewa atas langkah tersebut.
ADVERTISEMENT
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat (18/7/2026), Frank menanggapi aksi ayahnya yang mendampingi tersangka kasus korupsi.
"Halah kebanyakan pencitraan," tulis Frank dalam unggahan yang menjadi sorotan publik tersebut.
Ia menilai sang ayah hanya sekadar bersandiwara, terlebih karena sebelumnya Hotman sempat menyatakan tidak mengharapkan bayaran dalam perkara ini.
Frank turut meluapkan kemarahan terhadap program bantuan hukum @hotman911official yang selama ini dipromosikan ayahnya sebagai wadah bagi rakyat kecil.
Sebagai praktisi hukum, ia menganggap platform bersemboyan Pengais Keadilan tersebut telah melenceng jauh dari misi kemanusiaan yang awalnya diusung.
Ia bahkan melontarkan desakan agar layanan bantuan hukum untuk masyarakat kelas bawah itu segera dibubarkan akibat tindakan ayahnya.
Febrie Adriansyah sendiri kini berstatus sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi yang mencakup perkara batu bara PLN, PT Asabri, hingga PT Krakatau Steel.
Kasus yang sebelumnya ditangani oleh Polri tersebut kini telah dilimpahkan penanganannya ke instansi Kejaksaan Agung.
Hotman Paris secara aktif telah mendampingi Febrie dalam proses pemeriksaan sebagai tersangka pada Jumat (17/7/2026).
Setelah pemeriksaan usai, ia memberikan keterangan kepada awak media perihal alasan dan motif keterlibatannya dalam membela perkara tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok