Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Pemerintah Cepat Bela Teddy, Warganet Soroti Bencana dan Beragam Tanggapi Polemik "So?" hingga "Thanks to Mr. Amin"

Repelita.net

06 May 2026 21:04 WIB • 897 view

[VIRAL] Pemerintah Cepat Bela Teddy, Warganet Soroti Bencana dan Beragam Tanggapi Polemik "So?" hingga "Thanks to Mr. Amin"
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pemerintah bergerak cepat membela Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya setelah dikecam oleh politisi Amien Rais yang menyebut Teddy tidak layak menjabat karena diduga homoseksual.

Amien Rais menilai orientasi seksual Teddy sebagai ancaman moral bagi bangsa dan Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

Pernyataan kontroversial dari tokoh senior tersebut langsung memicu reaksi beragam dari publik, terutama di media sosial.

Banyak warganet justru menyoroti kecepatan respons pemerintah dalam membela Teddy dibandingkan penanganan isu-isu darurat lainnya.

Seorang akun dengan nama elita95westen berkomentar, "I low-key enjoy this drama when the govt reacts faster on this unrelated issue rather than taking care of the actual urgent social and environmental issues."

Akun lain bernama drg_zaky menulis, "Quick and Govt are two words that not often belong together."

Jeniester menambahkan, "Is not the fact that he's gay that bothers us, it's how he acts as if he's the first lady who takes over his husband's work."

Frxhnf juga menyoroti kecepatan respons pemerintah dengan mengatakan, "The way they react to this faster than any other issues."

Bobnugh menilai langkah cepat pemerintah justru kontraproduktif. "The quick react to this trivial accusation was a bad move from govt, that only made the accusation more valid."

Hafidafhmsr menyindir kinerja Menteri Komunikasi dan Digital. "Our communication and information minister: Fighting online gambling cross, defend teddy check."

Fandalay membandingkan respons pemerintah dengan bencana alam. "It's so much reactive more than Sumatra floods."

Max888___ menegaskan bahwa orientasi seksual bukanlah persoalan utama. "If he's a gay so what? The actual problem is his competence. Lets just stick to that."

Blackcherrypiee juga menyuarakan hal serupa. "They react faster to defend teddy than dealing with judol and other stuff that frankly more important than him."

Young_chrs menulis, "See! This unrelated issue responded quickly, instead of focusing on actual urgent social and environmental issues. Anyway, I'm looking for buzzers' comments here."

Anglingsoekardi mengkritik rekam jejak Teddy. "Never seen the government move that fast for someone who has done nothing for the country and people than spending people's tax money on traveling and shopping."

Yoyoxaurus menilai seharusnya isu ini tidak layak mendapat respons dari pemerintah. "This, in the first place, should not be worthy of government responses. Now it has become an avalanche."

Sementara itu, akun gibranrisnutama mencoba memberikan perspektif berbeda. "It is a nation issue when the first lady got some harassment, I'm talking about Lady Diana back in 90's."

Akun sandignrt_ mengamati fenomena menarik di kolom komentar. "Wow ternyata kalau captionnya pake bahasa inggris di kolom komentar gaada buzzer wkwk."

Beberapa warganet justru menikmati drama yang sedang berlangsung ini sebagai hiburan.

Kakajoejoe menulis dengan nada bercanda, "Dicintai sebegitunya mamah."

Annisaadwii bahkan membandingkan dengan kisah cinta legendaris. "More iconic than habibie-ainun."

Johnrugebregt menulis dengan gaya humor, "I got no beef with gay people but Buna Teddy moving like the final boss of Pride Month."

Sementara itu, akun amandazkaa_ memberikan dukungan penuh kepada Teddy. "Girl! This is the bare minimum. If he doesn't defend you this ugal-ugalan, he might not be the one."

Sebagian warganet tetap memilih sikap netral atau tidak peduli dengan kontroversi ini.

Utamaruf hanya menulis singkat, "So?"

Abu_______ibrahim justru berterima kasih kepada Amien Rais. "Everybody should thank to Mr. Amin."

Polemik ini bermula dari kritik Amien Rais yang menilai Teddy tidak layak mendampingi Presiden karena alasan moral yang dikaitkan dengan dugaan orientasi seksual.

Pemerintah melalui sejumlah pejabat bergerak cepat membantah dan membela Teddy.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid disebut menjadi salah satu yang paling cepat merespons isu ini.

Kecepatan respons pemerintah justru menjadi sorotan utama publik karena dinilai tidak sebanding dengan kecepatan penanganan berbagai masalah darurat lainnya seperti banjir Sumatra, judi online, dan krisis lingkungan hidup.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung