Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] MDIS vs UI dan NTU, Perdebatan Kualitas Pendidikan Gibran Kembali Memanas

Repelita.net

14 October 2026 14:21 WIB • 96 view

[VIRAL] MDIS vs UI dan NTU, Perdebatan Kualitas Pendidikan Gibran Kembali Memanas
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Unggahan yang mengajak masyarakat membandingkan mutu pendidikan perguruan tinggi Management Development Institute of Singapore (MDIS) dengan universitas ternama lain menuai perdebatan sengit di media sosial Threads.

Perbincangan hangat tersebut mengemuka setelah akun Threads @maroef_irfhany memuat sebuah pernyataan tertulis pada Rabu, 14 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

Dalam unggahan di platform media sosial Threads tersebut, sang pemilik akun secara tegas mendorong warganet untuk melihat perbandingan kualitas antarlembaga pendidikan.

"Bandingkan MDIS vs UI vs NTU rangkin Dunia" tulis akun @maroef_irfhany dalam unggahannya.

Postingan itu pun langsung memancing beragam reaksi dan tanggapan tajam dari para pengguna internet yang memadati kolom komentar.

Salah satu warganet dengan nama akun @gampacuk85 turut melontarkan sindiran pedas mengenai kemampuan berbahasa seseorang yang pernah menempuh pendidikan luar negeri.

"Logikanya kalau sudah sekolah international harusnya bahasa Inggrisnya sudah lumayan oke, lah ini masih dableg 🤣, ngapain aja selama sekolah?" tulis akun @gampacuk85.

Sementara itu, tanggapan lain yang membela serta mengkritik balik sikap para penentang disampaikan oleh pengguna akun @amaranth_white.

"Selama ini bikin pembenci semakin menjadi cacing kefanasan🤣" tulis akun @amaranth_white.

Suara kritis terhadap fenomena anak-orang kaya yang memaksakan diri kuliah di luar negeri juga disuarakan oleh warganet @triy9848.

"Makanya banyak orkay anak sekolah LN walopun ga jelas kualitas sekolah or kampus nya, yg ptg belajar nya di LN, endingnya pulkam tetap oon" tulis akun @triy9848.

Sorotan terkait peringkat perguruan tinggi serta klaim mengenai tingkat kecerdasan lulusannya turut dipaparkan secara rinci oleh akun @liviankwok.

"Betul, dan yg bikin kesal narasi pendukungnya kalau gibran itu cerdas sekolahnya karena lulusan mdis singapore ranking 7549. Anak sy punya ijazah bachelor dari rmit ausie rangking 119 dunia dan bekerja di kantor akuntang yg salah satu dari top four kantor akuntan se dunia saja tidak berani bilang anak saya cerdas karena 119 masih jauh dari peringkat 20 besar dunia." tulis akun @liviankwok.

Akun @triy9848 kemudian kembali menimpali kolom komentar dengan menuliskan ungkapan sindiran singkat.

"Anak pakdhe solo gtu loh😀😀😀" tulis akun @triy9848.

Di sisi lain, penjelasan mengenai status kelembagaan MDIS serta hubungannya dengan kampus penerbit ijazah disampaikan oleh akun @lizaindo.

"Salah. MDIS itu bukan universitas, tapi lembaga pendidikan penyelenggara yang bekerjasama dengan universitas Bradford. Jadi kurikulum dan ijazahnya yang mengeluarkan Bradford Inggris. Dan Bradford itu univ peringkat 100 besar di dunia" tulis akun @lizaindo.

Pendapat senada mengenai ketidaktepatan membandingkan MDIS secara langsung tanpa melihat kampus mitranya diutarakan pula oleh akun @ar3a51.

"Bandingin MDIS ke UI dan NTU jelas koplak parah. MDIS bkn Uni biasa. Dia harus partneran ke univ lain di luar. Jadi harusnya dibandingin sama univ of Bradford" tulis akun @ar3a51.

Komentar singkat yang menilai perdebatan tersebut hanyalah bualan belaka turut dituliskan oleh pengguna akun @alamakopoiki.

"Keep yapping" tulis akun @alamakopoiki.

Kritik tajam lainnya terkait cara instan memperoleh gelar akademis di luar negeri dilontarkan oleh warganet @yudihana99.

"Mereka orang2 kaya cuman jln pintas ingin kelihatan keren jd sarjana, sarjana abal2..yg penting wani piro...cuan yg bicara bukan otak..otak oon, juga bisa langsung sarjana lulusan luarnegri...memalukan" tulis akun @yudihana99.

Sebagai sanggahan atas berbagai tuduhan tersebut, akun @hohohehehihihahahuhu memberikan pembelaan keras mengenai legalitas kampus dan aturan di Singapura.

"MDIS itu berdiri sejak 1956 sebelum elu @maroef_irfhany mrocot ke dunia ini peak. Itu kampus swasta bukan negeri peak peak peak. Emang nya kenapa kuliah di kampus swasta peak?? Yg penting kan di akui dan sah secara hukum dan uu singapura peak peak. Soal lulusan MDIS g bisa jadi PNS ya itu urusan aturan negara singapura peak peak dan ngapain di bawa2 dan di samakan dg indonesia peaaaaakkkkkk" tulis akun @hohohehehihihahahuhu menutupi silang pendapat tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung