Repelita [Jakarta] - Sorotan tajam kembali mengarah pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis lewat sebuah unggahan video yang mendadak viral di jagat maya. Berdasarkan kiriman dari akun media sosial TikTok https://www.tiktok.com/@botakemon yang diunggah baru-baru ini, sebuah kritik keras dilayangkan terkait komparasi standardisasi program tersebut.
Unggahan tersebut menyoroti ketimpangan mendasar ketika program pemenuhan nutrisi domestik disandingkan dengan skema bantuan pangan berskala internasional yang diterapkan di negara maju. Akun tersebut secara gamblang mengkritisi upaya penyamaan tersebut karena adanya jurang pemisah yang sangat lebar dalam berbagai sektor kehidupan makro.
ADVERTISEMENT
Isi tulisan dalam unggahan video tersebut ditampilkan apa adanya tanpa perubahan sedikit pun dari pemilik akun. "MBG DISAMAKAN DENGAN WORLD FOOD PROGRAM DI AMERIKA YANG STANDART MORAL, HAK AZASI MANUSIA, HUKUM, DAN SISTEM "UPAH" NYA DIATAS RATA RATA INDONESIA...YA KACAU.."
Kritik menohok ini menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet yang terus memantau dinamika transisi tata kelola serta efektivitas program strategis nasional tersebut. Masyarakat menilai perbandingan dengan negara luar tidak relevan mengingat pondasi kesejahteraan serta penegakan regulasi di tanah air masih menghadapi tantangan besar.
Hingga saat ini tayangan singkat itu terus memicu gelombang tanggapan luas serta diskusi kritis mengenai arah kebijakan logistik pangan di masa depan. Keterbukaan informasi di media sosial memposisikan pengawasan publik sebagai instrumen vital dalam mengawal transparansi setiap kebijakan baru yang digulirkan pemerintah. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok
@botakemon #makan #gizi #moral #gaji ♬ original sound - Botakemon