Berita

[VIRAL] Kata Tukang Cukur di Bogor usai Viral Sebut Belum Merdeka saat Diminta Pasang Bendera

Repelita.net

13 August 2026 21:49 WIB • 890 view

[VIRAL] Kata Tukang Cukur di Bogor usai Viral Sebut Belum Merdeka saat Diminta Pasang Bendera
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Aksi spontan seorang pemotong rambut di wilayah Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mendadak memicu kehebohan di jagat maya.

Kejadian tersebut mencuat setelah pria itu melontarkan ucapan tajam "Kata Siapa Sudah Merdeka" sewaktu dihampiri aparatur wilayah dalam rangka sosialisasi pengibaran bendera Merah Putih memperingati HUT ke-81 RI.

ADVERTISEMENT

Gebrakan itu terjadi kala Camat Rancabungur, Dita Aprillia, memimpin penertiban partisipasi warga dengan mendatangi barisan toko di sepanjang Jalan Raya Rancabungur.

Aparat setempat mendatangi deretan pemilik usaha guna mengajak mereka ikut menyemarakkan peringatan hari kemerdekaan bangsa Indonesia.

Kendati demikian, tatkala menginjakkan kaki di pangkas rambut milik Nurhidayat, respons tidak terduga justru mencetuskan suasana riuh bagi rombongan yang datang.

Nurhidayat menyampaikan bahwa celetukan tersebut murni bentuk Luapan kekesalan serta kondisi riil yang menghimpit kehidupannya di tengah krisis ekonomi saat ini.

"Saya refleks bilang begitu waktu didatangi rombongan. Memang rasanya belum merdeka di tengah tingginya harga kebutuhan pokok dan makin sulitnya mendapat penghasilan dari usaha sekarang ini," kata Nurhidayat, Kamis (13/8/2026).

Menanggapi tayangan yang telanjur ramai diperbincangkan, Camat Rancabungur Dita Aprillia memastikan kehadiran bawahannya sebatas memberikan dorongan moral tanpa sedikit pun ada unsur penekanan.

Langkah sosialisasi tersebut diselenggarakan murni untuk mendorong penghormatan kolektif terhadap seluruh perjuangan para pahlawan kemerdekaan.

"Pihak kecamatan tidak ada intimidasi. Kami hanya memberikan imbauan agar warga bersama-sama mengibarkan bendera Merah Putih untuk menghormati jasa para pahlawan," tegas Camat Rancabungur, Dita Aprillia.

Kendati ujarannya memicu perdebatan riuh di ruang publik online, Nurhidayat pada akhirnya tetap memasang bendera Merah Putih tepat di pelataran tempat usahanya.

Besar harapannya pada momentum peringatan HUT ke-81 RI agar pemangku kebijakan sanggup menekan harga pangan, menjamin sekolah gratis, serta membenahi kesejahteraan masyarakat kelas bawah.

Insiden yang sempat viral di berbagai platform media sosial tersebut kini telah dirampungkan secara damai melalui jalan musyawarah.

Kedua belah pihak bersepakat saling memaafkan dan menyetujui untuk tidak membawa perselisihan ini ke ranah hukum. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung