Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Karangan Bunga Sindiran Pelakor di Depan Bank Sulteng Tuai Respons Manajemen

Repelita.net

05 September 2026 18:07 WIB • 383 view

[VIRAL] Karangan Bunga Sindiran Pelakor di Depan Bank Sulteng Tuai Respons Manajemen
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Publik di wilayah Sulawesi Tengah dihebohkan oleh kemunculan sebuah karangan bunga berpesan menohok yang terpajang tepat di muka bangunan lembaga perbankan daerah.

Kiriman papan bunga yang mendadak viral di berbagai platform digital tersebut pertama kali mencuri perhatian khalayak ramai pada hari Jumat, 4 September 2026.

ADVERTISEMENT

Pesan yang tertera pada rangkaian bunga tersebut secara terang-terangan menuliskan Turut Berdukacita Hilangnya Harga Diri Pelakor.

Bagian bawah karangan bunga itu juga mencantumkan kalimat Dari ISTRI SAH yang seketika memicu spekulasi luas di kalangan warganet.

Berdasarkan rangkaian penelusuran informasi di lapangan, kiriman tersebut dikirimkan oleh seorang perempuan yang murka akibat dugaan perselingkuhan suaminya.

Penerima karangan bunga itu diarahkan kepada seorang pegawai wanita bank daerah setempat yang berinisial PPA.

Pegawai bank tersebut dituding menjadi orang ketiga dalam ikatan pernikahan yang sah antara pengirim dengan seorang pria beristri.

Pria yang diduga menjalin hubungan terlarang dengan pegawai tersebut disebut-sebut merupakan salah satu oknum anggota kepolisian aktif yang bertugas di tingkat daerah.

Tindakan melampiaskan persoalan pribadi ke ruang terbuka ini langsung menuai beragam tanggapan dari masyarakat luas yang memadati linimasa media sosial.

Menanggapi kehebohan tersebut, manajemen lembaga keuangan tempat pegawai itu bekerja memilih untuk tidak memberikan penjelasan mendalam.

Pejabat Humas Bank Sulteng, Abdu Borman, memberikan tanggapan singkat saat dikonfirmasi awak media terkait kehebohan karangan bunga tersebut.

Keterangan resmi itu menyatakan Masalah personal itu, Pak.

Pernyataan tersebut dilanjutkan dengan penegasan Kami pihak Bank Sulteng no comment.

Meskipun demikian, pihak manajemen bank menyatakan kesediaannya untuk memfasilitasi jalur penyelesaian damai apabila kedua belah pihak menghendakinya.

Langkah solutif tersebut tertulis dalam kalimat Yang kami bisa lakukan hanya memediasi kedua pihak agar masalah ini bisa diselesaikan secara damai.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung