Berita, Timur Tengah

[VIRAL] Kapal Induk USS Gerald R. Ford Pecahkan Rekor 297 Hari di Laut Dekati Era Vietnam, Terlibat Perang Iran, Toilet Rusak, Mental Awak Tertekan

Repelita.net

19 April 2026 17:53 WIB • 1,094 view

[VIRAL] Kapal Induk USS Gerald R. Ford Pecahkan Rekor 297 Hari di Laut Dekati Era Vietnam, Terlibat Perang Iran, Toilet Rusak, Mental Awak Tertekan
Foto: Istimewa

Repelita Norfolk - Kapal induk terbaru Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford (CVN-78), mencatat rekor baru dengan masa penugasan terpanjang di era modern, yakni telah beroperasi selama 297 hari tanpa kembali ke pangkalan hingga April 2026.

Kapal induk tersebut meninggalkan Naval Station Norfolk, Virginia, pada Juni 2025 dan sejak itu menjalani dua kali perpanjangan misi, mendekati rekor era Perang Vietnam saat kapal induk bisa beroperasi lebih dari 300 hari.

ADVERTISEMENT

Selama hampir sepuluh bulan di laut, USS Gerald R. Ford terlibat dalam berbagai operasi militer besar mulai dari tekanan terhadap Venezuela hingga keterlibatan dalam operasi militer AS melawan Iran di Timur Tengah.

Di kawasan Karibia, kapal ini ambil bagian dalam operasi terhadap tanker minyak yang dikenai sanksi, dan berada di wilayah tersebut saat operasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro berlangsung.

Tak lama setelah itu, kapal induk ini dikerahkan ke Timur Tengah untuk memperkuat kehadiran militer AS dan mendukung serangan terhadap target militer Iran melalui operasi udara intensif.

Namun misi panjang ini tidak berjalan mulus karena sejumlah masalah teknis muncul di atas kapal, termasuk kebakaran di area laundry pada Maret yang melukai dua awak dan merusak fasilitas tempat tidur.

Lebih dari 4.000 awak kapal juga menghadapi gangguan sistem sanitasi, dengan masalah pada toilet dan saluran pembuangan yang disebut terjadi berulang kali sejak awal penugasan.

Akibat berbagai kendala tersebut, USS Gerald R. Ford sempat ditarik ke pelabuhan di Laut Mediterania untuk perbaikan, meskipun kapal tetap dinyatakan dalam kondisi operasional oleh pihak Angkatan Laut.

Lamanya penugasan juga berdampak pada kondisi mental awak, dengan Senator AS Tim Kaine menyebut tekanan yang dialami kru sangat besar setelah berbulan-bulan jauh dari keluarga.

Penugasan panjang ini memberikan tekanan serius terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan mereka, ujar Kaine dikutip dari USA Today pada Sabtu, 18 April 2026.

Komandan gugus tempur kapal induk Paul Lanzilotta mengakui bahwa kelelahan menjadi faktor utama selama misi panjang karena penugasan panjang memang menantang.

Kelelahan menumpuk dan waktu jauh dari rumah sangat membebani para pelaut, ujarnya mengakui dampak psikologis dari rekor penugasan terpanjang di era modern ini.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung