Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Isu Pangkopassus Tampar Orang Istana Hoaks, Warganet Serukan Tangkap Penyebar!

Repelita.net

21 April 2026 16:47 WIB • 933 view

[VIRAL] Isu Pangkopassus Tampar Orang Istana Hoaks, Warganet Serukan Tangkap Penyebar!
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Kopassus dengan tegas membantah isu yang menyebut Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi menampar seseorang dari lingkungan Istana, dan menyatakan kabar tersebut sebagai hoaks.

Melalui akun media sosial resminya, Kopassus telah membuat dua unggahan berbeda yang secara gamblang menyatakan bahwa informasi yang beredar tidak benar.

ADVERTISEMENT

Warganet pun memberikan dukungan penuh kepada Kopassus untuk mengusut tuntas penyebar berita bohong itu.

"Bahaya sih ini, emang gak bisa di tangkap aja pak?." tulis akun @ibnni di kolom komentar Instagram.

"Lacak Tangkap, apa gunanya BAIS kalau ga bisa tangkap." tulis akun @bd**db yang ikut mendesak aparat.

"Bikin gaduh aja." kata akun @fatm28 menanggapi isu yang tidak jelas sumbernya.

"Baru tadi baca karangannya, komennya ngeri-ngeri banget haduh." tulis @saay14 mengaku terkejut dengan narasi yang beredar.

"Jaman makin canggih lacak orang makin gampang tangkap min kasih pelajaran…Kondisi lagi begini bikin gaduh saja. heran." desak akun @armana dengan tegas.

Unggahan @penkopassus memuat tangkapan layar berisi konten akun @retailman69 yang menceritakan perseteruan di Istana Negara.

”Waspada, sedang beredar kabar bohong yang menyeret nama petinggi TNI dan lingkungan Istana. Narasi ini mengklaim adanya keributan antara Pangkopassus dengan pihak protokoler. Ini hanyalah karangan yang tidak memiliki bukti valid,” bunyi unggahan Kopassus pada Selasa (21/4).

Kopassus meminta publik untuk tidak langsung percaya terhadap kabar yang beredar tanpa sumber resmi.

Mereka menduga informasi itu sengaja disebarkan untuk memicu kegaduhan dan memecah soliditas antar instansi.

Kapen Kopassus Letkol Inf Yanuar menegaskan bahwa kabar yang disebarkan akun @retailman69 sama sekali tidak benar.

Isu yang menyebut Seskab Teddy Indra Wijaya ditampar seorang jenderal TNI pun ikut ramai diperbincangkan.

"Dengar informasi si bunted digampar ya? Issuenya dia digampar sama Sjafrie," tulis unggahan tersebut.

Narasi liar itu mengklaim Pangkopassus menunggu lama di ruang tunggu meski memiliki jadwal bertemu Presiden.

Setelah itu, narasi tersebut mengklaim terjadi insiden penamparan terhadap pihak protokoler Istana yang dikaitkan dengan Teddy.

Kopassus bergerak cepat memberikan klarifikasi bahwa kabar tersebut adalah berita bohong atau fake news.

Kopassus menegaskan narasi yang beredar sengaja dibuat untuk memancing kegaduhan di tengah masyarakat.

"Faktanya ini hanyalah karangan yang tidak memiliki bukti valid. Informasi ini sengaja disebar untuk menciptakan kegaduhan dan memecah belah soliditas internal institusi negara," kuncinya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung