Repelita Jakarta - Fakta mengejutkan terungkap dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menyeret nama mantan pejabat tinggi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Informasi mengenai jalannya persidangan korupsi tersebut mencuat melalui sebuah unggahan yang dibagikan oleh akun media sosial Threads milik @gunromli pada tanggal 8 Oktober 2026.
ADVERTISEMENT
Sosok yang menjadi sorotan publik tersebut adalah Sutanto yang pernah menduduki posisi strategis sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah pada tahun 2019 silam.
Nama pejabat tersebut sebelumnya dikenal luas lantaran menjadi pihak yang menandatangani berkas surat keterangan penyetaraan dokumen kelulusan milik Gibran Rakabuming Raka.
Saat dihadirkan di hadapan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada bulan Januari 2026, saksi secara terbuka mengakui telah menerima aliran dana segar senilai puluhan juta rupiah.
Dana sebesar Rp 50 juta tersebut diakuinya bersumber dari tangan Mulyatsyah yang kini telah ditetapkan sebagai terdakwa dalam pusaran kasus korupsi proyek pengadaan perangkat Chromebook.
Unggahan mengenai pengakuan mengejutkan dari mantan birokrat di ranah hukum ini langsung memicu reaksi keras serta gelombang kegeraman dari kalangan netizen di kolom komentar.
Seorang pengguna jejaring sosial dengan identitas nama akun @ri.naldi853 menuangkan kekesalan pribadinya secara utuh tanpa sensor: "memang pejabat2'konoha banyak yang bajingan...!!!!??!!!!"
Di sisi lain, apresiasi terhadap langkah pengungkapan skandal korupsi di lingkungan pemerintahan juga disuarakan secara lantang oleh pemilik akun @joseph_tpblnn.
Warganet tersebut memberikan komentar serta pandangan politiknya secara tertulis: "Salut buat kader PDIP. Adakah kader partai lain seberani kader PDIP dalam membongkar dan menyuarakan kebusukan dan kasus-kasus korupsi para pejabat?"
Hingga saat ini, keterkaitan rekam jejak para mantan pejabat penandatangan berkas administrasi negara dengan kasus hukum masih terus menuai sorotan tajam di tengah masyarakat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads