Repelita Jakarta - Insiden ketika mikrofon Presiden Prabowo Subianto digeser oleh Seskab Teddy Indra Wijaya menjadi perhatian warganet setelah potongan video dari forum resmi tersebut beredar di media sosial.
Salah satu unggahan yang membahas momen itu disampaikan akun Threads [@fatur_daqu] sekitar 17 jam sebelum berita ini ditulis pada Selasa, 8 September 2026.
ADVERTISEMENT
Dalam unggahannya, akun tersebut menyoroti tindakan penggeseran mikrofon yang disebut terjadi ketika Prabowo sedang memberikan arahan mengenai penanganan kebakaran hutan agar tidak meluas ke Zona Inti IKN.
“Jabatan boleh RI-1, tapi kalau mic sudah digeser sama Seskab Teddy, mode mute otomatis langsung aktif.
Jangankan protes, bapak cuma bisa mengangguk pasrah.
Emang power Seskab de facto ini gak ada lawan. 😭
Bayangin lagi serius ngasih arahan kebakaran hutan biar gak nembus Zona Inti IKN, topik krusial negara eh langsung dipotong di tengah jalan.
Mic digeser, topik diganti ke gempa NTT.
Masalah karhutla? Ya raib begitu saja ditiup angin Kalimantan.”
Unggahan berikutnya dari akun yang sama kembali mempertanyakan posisi Teddy dalam forum tersebut, khususnya terkait tindakan terhadap mikrofon Presiden.
“Protokoler atau remote control?
Netizen kalau di tempat kerja dipotong bos itu biasa.
Ini Presiden dipotong Seskab di forum resmi, terus Presidennya yg manut.
Definisi sesungguhnya dari "Saya yg kerja, dia yg ngatur".
Fix, rilis update sistem terbaru, RI-1: Simbolis & Pengisi Suara (bila diizinkan) Seskab: Sutradara, Editor, sekaligus Pemegang Tombol Power Mic.
Kira2 siapa nih Presiden aslinya?
Bertanya dengan santun.”
Komentar warganet kemudian bermunculan dan turut menyoroti hubungan antara Presiden dan Seskab dalam forum resmi tersebut.
Akun [@salsap0etr1] menanggapi dengan kalimat, “Namanya juga suami di bawah kekuasaan istri bang”.
Sementara itu, akun [@agneshan.grl] menyampaikan kekesalannya melalui komentar, “Teddddddd pulang teddddd kesel gue liat lu teddd”.
Akun [@rraarraahhaaddiirr] kemudian membandingkan posisi Teddy dengan Pramono Anung yang disebut pernah menjabat sebagai Seskab selama dua periode.
“Fun fact nya : Gubuernur Jakarta Pak Pramono Anung mantan SESKAB 2 PERIODE loh wkwk tapi gak selincah & seposesif bunda piara. Bahkan banyak pasti org yg gak tau kalo dulu seskab kita pak Pramono Anung wkwk.”
Sorotan lain diarahkan kepada cara Prabowo menyampaikan pembahasan mengenai penanganan bencana serta isu kebakaran hutan yang disebut menjadi bagian dari forum tersebut.
Akun [@rina.sulin] memberikan kritik panjang terhadap apa yang dilihatnya dalam potongan video tersebut.
“Br kali ini liat presiden ngomongnya kyk bingung. Jelas bgt ga serius ngurus negara. Kyk ga tau apa2 soal penanggulangan bencana. Trus malah ikn yg diutamakan, bukan rakyat. Astagaa.
Terserah deh lu mw cinta2an sm bunted, tp please kerja yg bener. Kl ga ngerti BACA BUKU, BELAJARR! kyk presiden2 pd umumnya.
Jgn songong mknya, jd keliatan kan tol*l nyaaa. Ishhh”
Rangkaian unggahan tersebut menunjukkan bahwa peristiwa penggeseran mikrofon berkembang menjadi perdebatan mengenai batas peran Seskab, tata kelola forum resmi, serta substansi arahan Presiden mengenai kebakaran hutan dan bencana.
Berbagai penilaian tersebut merupakan komentar pengguna media sosial berdasarkan potongan peristiwa yang mereka lihat dan tidak dengan sendirinya membuktikan adanya perubahan kewenangan resmi antara Presiden dan Seskab dalam forum pemerintahan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads