Berita, Internasional

[VIRAL] Dilarang Masuk Sekolah Karena Berjilbab, Siswi Muslimah di Azerbaijan Terpaksa Belajar di Depan Gerbang

Repelita.net

13 October 2026 12:08 WIB • 99 view

[VIRAL] Dilarang Masuk Sekolah Karena Berjilbab, Siswi Muslimah di Azerbaijan Terpaksa Belajar di Depan Gerbang
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Perjuangan gigih sekelompok pelajar perempuan dalam menuntut ilmu di tengah pembatasan atribut keagamaan memicu simpati publik internasional.

ADVERTISEMENT

Sejumlah siswi di negara Azerbaijan dilaporkan tetap bersemangat mengikuti proses pembelajaran meski akses mereka untuk memasuki area sekolah ditutup.

Penolakan masuk tersebut terjadi lantaran para pelajar perempuan itu bersikeras mengenakan penutup kepala atau jilbab ke lembaga pendidikan.

Kondisi tersebut memaksa mereka untuk melakukan kegiatan belajar dengan memanfaatkan area trotoar tepat di depan pintu gerbang sekolah.

Pemandangan memprihatinkan mengenai keteguhan para pelajar tersebut terekam kamera dan memicu keharuan mendalam bagi siapa saja yang melihatnya.

Ketiadaan akses fasilitas ruang kelas tidak menyurutkan niat mereka untuk terus membuka buku pelajaran demi mengejar ketertinggalan materi akademis.

Keterangan tertulis mengenai perjuangan para siswi tersebut disebarluaskan oleh akun @academyquranid pada tanggal 12 Oktober 2026.

Narasi asli dalam ruang publikasi media sosial tersebut menyatakan, "Meski tidak diizinkan masuk ke sekolah karena mengenakan jilbab, para siswi di Azerbaijan ini tidak menyerah. Mereka tetap berusaha belajar dan mempelajari pelajaran di depan gerbang sekolah."

Bagian kelanjutan dari pengumuman digital tersebut menambahkan, "Pemandangan ini begitu menyentuh hati. Di saat seharusnya mereka duduk di ruang kelas dan menuntut ilmu, mereka justru harus belajar dari luar gerbang. 🥹"

Unggahan tentang keteguhan sikap para pelajar muslimah tersebut segera memicu perbincangan hangat serta kritik terhadap kebijakan otoritas setempat.

Kritik tajam mengenai kondisi peta perpolitikan dan sistem pemerintahan sekuler dilayangkan oleh akun @japemete.0274.

Warganet tersebut menyampaikan pandangannya dengan menulis, "Negaranya mayoritas umat Islam tapi pemerintahnya dikuasai oleh segelintir manusia Fasad dan sekuler. Ini contoh bagi orang yang mengatakan siapapun presidennya atau pemerintahnya ngga ngaruh ke kehidupan. Noh lihat!"

Untaian doa kebaikan untuk masa depan spiritual para siswi dikirimkan oleh akun @eka.basawa di kolom interaksi.

Netizen tersebut memanjatkan harapan lewat tulisan, "Ya Allah , semoga siswi itu masuk surga semua, diampuni segala dosanya , amin, hidup hanya sementara"

Kekagetan atas realitas sosial yang berbanding terbalik dengan sejarah wilayah diutarakan oleh akun @lulubihana.

Pengguna internet tersebut mengungkapkan rasa herannya melalui komentar singkat, "Pdhl negara muhadits terkenal Imam Bukhari 🥹"

Analisis mengenai arah diplomasi luar negeri serta penegakan aturan hukum agama disampaikan oleh akun @baharomhjmusa.

Warga digital tersebut memberikan argumen tertulis, "Azerbaijan mmg anti islam, dia rakan karib israhell. Islam sekadar ugama tp bab hukum islam mng dilarang keras oleh pemerintah."

Sementara itu, sindiran mengenai kemiripan situasi kesenjangan sosial dengan dinamika dalam negeri dilontarkan oleh akun @kidalang91.













View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung