Repelita Jakarta - Linimasa berbagai platform media sosial mendadak dihebohkan oleh kemunculan tren bahasa gaul terbaru yang digagas oleh para warganet kreatif.
Berdasarkan unggahan akun @suaradotcom pada tiga jam lalu, para pengguna internet ramai-ramai menciptakan kosakata baru dengan mengadopsi nama sejumlah tokoh publik dan politisi tanah air.
ADVERTISEMENT
Nama-nama pesohor tersebut kini kerap digunakan secara bebas oleh netizen sebagai padanan kata ganti untuk fungsi kata kerja maupun kata sifat dalam percakapan sehari-hari.
Fenomena kebahasaan unik ini dengan sangat cepat menyebar luas melintasi berbagai jejaring daring hingga menjadi bahan perbincangan hangat di tengah masyarakat maya.
Berikut adalah deretan arti kosakata baru hasil adopsi nama tokoh yang sedang viral di media sosial:
- Gibran: kosong, diam, plonga-plongo
- Tedy: sok sibuk
- Jokowi: pembohong, keluyuran, penipu
- Prabowo: asbun (asal bunyi), gemoy, pikun
- KDM: caper, sibuk ngonten
- Anies: nganggur, pengangguran
- Ganjar: lari, nonton video dewasa
- BJ. Habibie: pintar
- Nanik: nangis
- Cak Imin: saya tidak tahu
- Purbaya: pusing
- Raffi: nyuci
- Meutya: blokir, take down
- Bahlil: bodoh, gosong, perusak alam
- Isam: serakah
- Febrie: emas
- Megawati: sok cantik
- Ridwan Kamil: selingkuh
- Hercules: kang bully, biadab
- Bu Susi: tenggelam
- Raja Juli: ngiang, ghosting, main domino
- Risky Aspri: kecap
- Sherly: cantik
- Pramono: kerja
- Ahok: marah-marah
- Qodari: menjilat, penjilat
- Ma'aruf Amin: diam
- Ijazah Jokowi: palsu
- Uya Kuya: nyolot
- Sahroni: pelenger
- SBY: santai
Penyebaran leksikon plesetan yang dikaitkan langsung dengan figur-figur penting tersebut mencerminkan kreativitas digital sekaligus bentuk ekspresi satir dari warganet. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads