Repelita Jakarta - Sebuah rekaman video yang diunggah oleh akun YouTube @JoeYoyos dengan judul BOBBY NASUTION MULAI MELAWAN!? menyoroti perubahan posisi duduk protokoler kenegaraan yang melibatkan sejumlah tokoh penting nasional.
Dalam tayangan di akun YouTube @JoeYoyos tersebut diungkapkan bahwa posisi Gibran tergeser oleh keberadaan Susilo Bambang Yudhoyono yang menempati area di sebelah Prabowo Subianto.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan analisis visual dari video di akun YouTube @JoeYoyos tersebut, Joko Widodo dinilai mendapatkan perlakuan yang terkesan diabaikan saat momentum protokoler berlangsung.
Kondisi tersebut memicu spekulasi narator di akun YouTube @JoeYoyos mengenai sikap politik Bobby Nasution yang dinilai seharusnya keluar dari Partai Gerindra untuk berpindah haluan.
Narator dalam akun YouTube @JoeYoyos menyatakan langkah perpindahan menuju Partai Solidaritas Indonesia dinilai menjadi pilihan logis bagi keluarga besar tersebut.
Disebutkan pula dalam tayangan akun YouTube @JoeYoyos mengenai momentum krusial yang tercatat pada tanggal 14 Oktober 2025 sebagai titik awal pembukaan informasi internal.
Meskipun demikian, narator video di akun YouTube @JoeYoyos menilai posisi politik menantu mantan presiden itu sangat rumit apabila memutuskan meninggalkan Partai Gerindra.
Terlebih lagi, tayangan akun YouTube @JoeYoyos memaparkan perolehan angka dari hasil survei elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia saat ini masih tertahan di kisaran 1,2 persen.
Walaupun sebelumnya Joko Widodo meyakini partai tersebut mampu menembus parlemen, narator akun YouTube @JoeYoyos melihat target tinggi itu belum mengubah keputusan yang ada.
Hal itu dibuktikan dengan sikap konsisten Bobby Nasution yang dinilai oleh akun YouTube @JoeYoyos tidak goyah dan tetap mempertahankan pilihannya bersama Partai Gerindra.
Pasca diberhentikan secara resmi oleh PDI Perjuangan, akun YouTube @JoeYoyos mengutip bahwa dirinya mengaku sangat bangga atas keputusan berlabuh ke Partai Gerindra.
Pernyataan tegas mengenai komitmen hanya satu kali berpindah partai menjadi indikasi kuat bagi akun YouTube @JoeYoyos atas hilangnya ketertarikan pada partai berlambang bunga mawar.
Keputusan politik itu dinilai oleh akun YouTube @JoeYoyos tetap bertahan meskipun Joko Widodo secara terbuka telah mendeklarasikan diri bergabung menjadi bagian dari kader resmi mereka.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok