Repelita Jakarta - Sebuah sorotan tajam datang dari media sosial mengenai penanganan perkara hukum yang melibatkan mantan Presiden Joko Widodo terkait dokumen kelulusannya.
ADVERTISEMENT
Informasi tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @bachrum_achmadi yang mempublikasikan sebuah tulisan bernada kritik pada tanggal 20 Oktober 2026.
Dalam kiriman yang diunggah tepat pada jam 14:35 tersebut, sang pemilik akun mengekspresikan pandangannya mengenai sikap dari institusi penegak keadilan.
Isi dari opini yang disampaikan menyatakan, "Saya heran mengapa aparat penegak hukum takut membawa Jokowi beserta ijazah aslinya. Padahal, untuk menyelesaikan kasus ini dengan cepat. Mengapa pemegang ijazah ini bertindak seperti korban, menuduh adanya operasi politik, tetapi tidak berani menyebut nama? Padahal jelas sekali siapa yang selama ini mencampuri politik jika bukan Jokowi!"
Pernyataan dari akun tersebut langsung memicu interaksi luas dari kalangan pengguna internet lain yang memberikan tanggapan di kolom komentar.
Tanggapan pertama muncul dari akun @KarangInta67777 yang menuliskan kalimat, "Majlis hakim kasus Roy dan tifa mempunyai nabi baru dari solo" setelah unggahan utama beredar.
Tidak lama kemudian, akun @mukhlist ikut menyampaikan pendapatnya dengan menulis, "Jadi hakim itu harus adil. Informasi harus didengar dari kedua belah pihak. Apa gak malu sama bangsa ini?"
Komentar lain yang bernada serupa juga disuarakan oleh akun @cania558 dengan menuliskan pesan singkat yang berbunyi, "Takut kwalat.. raja Jawa" pada kolom diskusi.
Selanjutnya, sebuah komentar pedas dituliskan oleh akun @Bangrudi81 dengan kalimat persis yaitu, "Sengaja diulur ulur nunggu raja kodok itu koit dulu baru sehat semua nya" sebagai respon atas situasi tersebut.
Sebagai penutup perbincangan digital itu, akun @IjayKang203 ikut mempertanyakan kondisi para penegak hukum dengan menuliskan kalimat, "Aneh memang-apa karna smua terbungkam kasus nya masing2 ??" (*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Awak heran knp para penegak hukum takut hadirkan Jokowi bawa ijazah aslinya. Pdhl spy kasus ini segera selesai. Ini koq malah yg punya ijazah seolah jd korban, nuduh ada operasi politik, tp ga berani sebut nama. Pdhl jls yg cawe2 politik selama ini siapa lg klo bkn Jokowi! 🙄🙄 https://t.co/zRgYhdP1Ee
— SiraitBatakDusun™️ (@bachrum_achmadi) October 20, 2026