Berita, Nasional

[VIRAL] Ahmad Sahroni Desak Polisi Tangkap Sopir Alphard Arogan Penerobos Lampu Merah Tanpa Pandang Bulu

Repelita.net

25 July 2026 15:33 WIB • 1,294 view

[VIRAL] Ahmad Sahroni Desak Polisi Tangkap Sopir Alphard Arogan Penerobos Lampu Merah Tanpa Pandang Bulu
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pimpinan komisi bidang penegakan hukum dewan perwakilan rakyat indonesia ahmad sahroni melayangkan atensi keras menanggapi polemik rekaman video viral perselisihan jalan raya antara petugas keamanan dan pengemudi kendaraan mewah berjenis alphard yang melanggar isyarat lalu lintas di wilayah ibu kota.

Rekaman insiden tersebut mendadak viral di ruang digital usai petugas keamanan bernama victor harefa mengunggah materi penjelasan terbuka kepada khalayak.

ADVERTISEMENT

Victor mengaku sempat mendapat makian, merasa terpojok hingga bersujud minta maaf kepada pengemudi Alphard penerobos lampu merah tersebut.

Bahkan dalam sesi perundingan damai antarkedua belah pihak, pengemudi kendaraan mewah itu kedapatan memperlihatkan identitas keanggotaan khusus.

Kepolisian sektor metro menteng melalui akbp braiel arnold rondonuwu pada jumat, 24 juli, menyatakan bakal memanggil aparat kepolisian yang berjaga di pos pengamanan tatkala proses mediasi berlangsung.

Menanggapi hal tersebut, ahmad sahroni mendesak jajaran penegak hukum agar mengambil langkah represif terhadap perilaku semena-mena di jalan umum.

Dirinya menegaskan penelusuran mendalam wajib dilakukan guna mengungkap identitas sang pengemudi tanpa terpengaruh oleh status sosial pemilik kendaraan.

"Sikap arogan seperti ini sangat tidak bisa ditolerir. Karenanya, saya minta agar ditelusuri siapa sopir ini dan bekerja untuk siapa? Siapa bosnya sampai dia bisa searogan itu?" kata Sahroni di Jakarta, Jumat (24/7/2026).

"Tolong polisi cari tahu identitasnya agar terang benderang. Pokoknya cari dan tangkap sopirnya tidak peduli siapa pun majikannya," lanjut pimpinan komisi bidang hukum DPR RI itu.

Pemberian sanksi tegas dipandang mutlak diberlakukan demi meredam aksi intimidasi serupa dari para pengguna jalan yang merasa kebal hukum.

"Saya minta mereka ini kemudian ditindak sesuai aturan yang ada dan tidak hanya ditegur, tapi juga diberi hukuman. Saya tidak habis pikir jika di jalanan protokol aja bisa searogan itu, apalagi jika kepada masyarakat biasa? Makanya ini harus ditindak tegas agar tidak ada lagi oknum-oknum belagu seperti mereka," tutur Sahroni.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok



TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung